AMBON, Siwalima.id – Kajati Maluku Rudy Irmawan melantik Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi (Wakajati) Maluku bersama sejumlah pejabat eselon III di lingkup Kejati Maluku, Rabu (29/10).
Kajati pada kesempatan itu menegaskan, pelantikan pejabat bukan sekadar seremonial, tetapi merupakan bagian dari dinamika organisasi untuk memperkuat kinerja dan profesionalisme institusi.
“Pelantikan pejabat pada hakikatnya merupakan bagian dari penyegaran dan penguatan organisasi. Ini adalah wujud kepercayaan pimpinan yang diiringi dengan tanggung jawab besar untuk menjalankan amanah secara profesional, berintegritas, dan berkeadilan,” ujar Kajati.
Pelantikan kali ini kata Kajati mengusung tema Transformasi Kejaksaan Menuju Indonesia Maju. Tema tersebut menjadi simbol semangat pembaruan, agar kejaksaan terus bertransformasi menjadi institusi yang modern, adaptif terhadap perubahan zaman, serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat akan penegakan hukum yang berkeadilan.
“Transformasi tidak hanya dalam bidang teknologi dan organisasi, tetapi juga menyentuh pola pikir dan budaya kerja seluruh insan Adhyaksa agar bekerja dengan semangat pelayanan, tanggung jawab, dan nilai integritas,” tandas Kajati.
Kajati juga mengingatkan, tujuh perintah harian Jaksa Agung RI yang menjadi pedoman pelaksanaan tugas, mulai dari membangun budaya kerja yang akuntabel, menggunakan hati nurani dan akal sehat, hingga melaksanakan penegakan hukum yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
Dalam nuansa khas Maluku, Kajati menyinggung pentingnya menjunjung nilai kearifan lokal seperti pela gandong dan semangat hidup orang basudara sebagai dasar moral dalam penegakan hukum yang humanis.
“Sebagaimana pepatah Maluku, ‘Potong di kuku, rasa di daging,’ maka setiap keputusan hukum harus berlandaskan nurani, empati, dan tanggung jawab moral kepada masyarakat,” ucap Kajati.
Kepada pejabat yang baru dilantik, Kajati berpesan agar menjadikan jabatan sebagai amanah, bukan hadiah.
“Bekerjalah dengan niat tulus untuk mengabdi, pimpin dengan keteladanan, dan jadilah panutan bagi bawahan. Pegang teguh nilai Tri Krama Adhyaksa - Satya, Adhi dan Wicaksana - serta semangat pela gandong dalam setiap langkah pengabdian, saya berharap momen ini menjadi awal baru dalam memperkuat komitmen penegakan hukum yang profesional dan humanis di bumi raja-raja ini,” tegas Kajati.
Adapun para pejabat yang dilantik yakni, Adhi Prabowo, sebagai Wakajati Maluku, Cahyadi Sabri, sebagai Asisten Pembinaan Kejati Maluku, Diky Oktavia, sebagai Asisten Intelijen Kejati Maluku, Radot Parulian sebagai Asisten Tindak Pidana Khusus Kejati Maluku.
Selanjutnya, Raden Sudaryono, sebagai Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara Kejati Maluku, Devi F Muskitta, sebagai Asisten Pemulihan Aset Kejati Maluku, Bobby Ruswin, sebagai Asisten Pengawasan Kejati Maluku.
Kemudian, Efrivel, sebagai Kajari MBD, Amanda sebagai Kajari Aru, YE Almahdaly, Abraham J. Batoek, Anto Purwanto, dan Aditya Aria Putra, masing-masing sebagai Koordinator pada Kejati Maluku.
Pelantikan turut dihadiri oleh saksi-saksi pejabat eselon II dari lingkup Pemerintah Provinsi Maluku, yakni Kepala Inspektorat Provinsi Maluku Jasmono, Karo Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setda Provinsi Maluku Dominggus N. Kaya.(S-26)