SIWALIMA.id > Berita
Kapal Sanus 106 Tabrak Permukiman Warga di Banda
Daerah | Rabu, 29 April 2026 pukul 14:42 WIT

AMBON, Siwalima.id - Diduga akibat gangguan mesin, KM Sabuk Nusan­tara 106 menabrak permu­kiman warga di Desa Administratif Nusantara, Ke­camatan Banda Naira, Kabupaten Maluku Tengah, Selasa (28/4) 

Peristiwa tersebut terjadi, disaat kapal hendak ber­sandar di Pelabuhan Ban­da Neira setelah berlayar dari Pelabuhan Amahai. Dalam kejadian ini tak ada korban jiwa maupun luka, namun kerugian materiil diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.

Kapolsek Banda Neira AKP M Kasim Rahanyamtel menjelaskan, kapal dengan kapa­sitas 1.259 gross tonage dengan me­miliki daya angkut 398 penum­pang itu, diawaki oleh 20 ABK.

Menurut kapolsek, berdasarkan penjelasan dari nahkoda kapal Djefri Djoni Laritmas (52) menje­laskan, kejadian ini bermula saat kapal bersiap bersandar di der­maga sekitar pukul 09.00 WIT yang ditandai dengan persiapan bersandar diperintahkan kepada seluruh ABK dan penumpang.

Saat kapal berada sekitar 500 meter dari dermaga, mesin dinet­ral­kan untuk mengurangi lajunya. Na­mun, meski telah dilakukan manuver mundur, kapal tetap bergerak maju.

“Setelah tali tambat terpasang, kapal masih memiliki laju ke de­pan. Perintah untuk memundurkan kapal sudah diberikan, tetapi mesin tetap berputar maju,” ucap nahkoda kapal seperti yang dikutip kapolsek dalam rilisnya yang di­terima redaksi Siwalima, Selasa (28/4).

Upaya darurat kata kapolsek terus dilakukan dengan mem­bunyikan suling kapal sebagai peringatan kepada warga serta menjatuhkan jangkar guna memperlambat laju kapal. Namun, kendali kapal tidak optimal akibat gangguan pada handle throttle, sehingga kapal tidak merespons perintah mundur.

Akibatnya, kapal menabrak bagian permukiman warga di sekitar pelabuhan. Mesin kapal kemudian dimatikan secara ma­nual, sebelum akhirnya kapal da­pat dikendalikan kembali meng­gunakan mesin sebelah kiri dan bersandar di dermaga.

“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, dua warga dilaporkan mengalami kerugian materiil. Seorang warga atas nama Najran Sabban, mengalami kerusakan pada satu unit long boat berbodi fiber dan mesin katinting miliknya. Dua kamar Penginapan Rahmat milik La Ode Umar me­ngalami kerusakan yang cukup parah,” ujar kapolsek.

Pihak kepolisian lanjut kapol­sek, telah melakukan koordinasi dengan PT Pelni Kantor Cabang Banda serta mengumpulkan kete­rangan dari para saksi dan pihak kapal.

Dugaan sementara, insiden ini terjadi, akibat kelalaian yang diperparah gangguan teknis pada mesin kapal, khususnya pada sistem throttle mesin kanan.

Sementara itu, Camat Banda, Handayani Hassanusi membe­nar­kan adanya kejadian tersebut, namun hingga kini, pihak keca­matan belum menerima laporan resmi dari instansi terkait.

“Belum ada laporan resmi yang kami terima. Kami masih menu­nggu informasi apakah ini disebab­kan human error atau faktor teknis lainnya,” ungkap Hassanusi mela­lui pesan WhatsApp.(S-24/S-17)

BERITA TERKAIT