AMBON, Siwalimanews – Kepolda Irjen Dadang Hartanto mengajak semua pihak untuk membantu menjaga keamanan dan ketertiban di Maluku.
Hal ini disampaikan kapolda ketika menerima kunjungan kerja Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Maluku sekaligus Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Maluku Yamin dan rombongan di mapolda, selasa (7/10).
Dalam pertemuan itu Kapolda menyampaikan terima kasih atas kunjungan ketua dan pengurus PWNU ke Mapolda.
âKami menyampaikan selamat datang dan terima kasih atas kunÂjungan Ketua PWNU bersama jajaÂran. Polda Maluku terbuka bagi seÂmua pihak yang memiliki tujuan baik demi masyarakat,â ujar Kapolda.
Dalam kesempatan itu ia juga berÂharap kerja sama antara Polda dan PWNU dapat memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan, kerukuÂnan antar umat beragama, serta mendukung pemberdayaan masyaÂraÂkat.
Sementara itu, Ketua PWNU Maluku, Yamin, menyampaikan apreÂsiasi atas sambutan Kapolda dan menegaskan komitmen pihaknya mendukung langkah-langkah Polri dalam menjaga keamanan dan keÂtertiban di Maluku.
âKami berharap kerja sama yang baik antara PWNU dan Polda MaÂluku dapat terus terjaga,â ujarnya.
Selain itu bertemuan dengan pengurus PWNU, Kapolda juga menerima kunjungan kerja dari pengurus Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) Maluku.
Pertemuan ini bertujuan memÂperkuat komunikasi terkait isu-isu ketenagakerjaan serta upaya menÂjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Kapolda didampingi Kabid Humas, perwaÂkilan Dirinteklam dan Dirbimas, sedangkan dari pihak SBSI hadir Ketua Provinsi Dimas Luanmase, Sekretaris Adriana Watmanlusy, serta para pengurus dan perwakilan DPC SBSI se-Maluku. âKami siap mendengarkan aspiÂrasi para buruh dan memastikan komunikasi ini tetap terjaga dengan baik,â kata Kapolda.
Ketua SBSI Maluku, Dimas LuanÂmase, mengapresiasi keterbukaan Polda dalam membangun dialog dengan kaum buruh. Ia juga memuji pendekatan humanis Kapolda dalam menangani aksi-aksi demonstrasi.
âKami bangga karena Polda MaÂluku menunjukkan kemitraan yang luar biasa dengan buruh, bahkan Kapolda turun langsung saat aksi-aksi di lapangan,â ujarnya.
Dalam pertemuan itu, SBSI menyampaikan beberapa aspirasi, di antaranya dukungan terhadap peÂlakÂsanaan rapat kerja wilayah SBSI serta sejumlah kasus yang tengah dihadapi anggota buruh. Kapolda berjanji akan menindakÂlanjuti hal tersebut secara profesional.
âTerkait kasus yang disampaikan, akan segera kami cek perkemÂbangannya. Untuk anak buruh yang ingin mendaftar Polri, kami siap bantu melatih agar memenuhi syarat seleksi,â pinta kapolda.
Selepas itu, Kapolda juga meneÂrima audiensi dari Forum Pemuda Lintas Iman Maluku, yang dihadiri perwakilan dari berbagai organisasi keagamaan dan kepemudaan seperti BKPRMI, GAMKI, KMHDI, PemuÂda Katolik, PMII, GPI, HMI, dan lainnya.
Pertemuan ini menjadi ruang dialog untuk memperkuat sinergitas dalam menjaga perdamaian, toleÂransi dan stabilitas sosial di Maluku.
âMaluku adalah daerah yang damai dan toleran, tetapi kedamaian itu tidak datang dengan sendirinya. Ia harus terus diusahakan dan dirawat bersama,â ujarnya.
Kapolda menekankan pentingnya peran pemuda dalam menjaga kedaÂmaian dan mencegah konflik sosial. Ia juga memaparkan rencana pembanguÂnan Baileo Emarina atau rumah damai seÂbagai Wadah rekonsiliasi sosial yang berfokus pada penyelesaian konÂflik tanpa kekerasan di daerah rawan.
Dalam sesi dialog, perwakilan berbagai organisasi menyampaikan pandangan dan aspirasi, mulai dari penegakan hukum hingga isu lingkungan dan sosial.
Audiensi ditutup dengan ajakan Kapolda agar seluruh pihak menjaga keseimbangan antara penegakan hukum dan upaya perdamaian.
âHukum harus ditegakkan, tetapi perdamaian harus tetap dijaga. Itulah keseimbangan yang ingin kita bangun bersama,â janjinya. (S-25)