TIAKUR, Siwalima.id - Kecelakaan Lalu lintas tunggal yang dialami bus milik Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dan ditumpangi mahasiswa KKN UGM Yogyakarta, mengakibatkan 3 mahasiswa mengalami luka serius dan harus menjalani perawatan intensif di RSUD Tiakur, Jumat (16/1).
Bus yang ditumpangi 16 mahasiswa UGM yang sementara menjalani KKN di Kabupaten MBD tersebut, mengalami kecelakaan di ruas jalan umum antara Kompleks Kampung Babar dan Desa Werwaru, tepatnya ditanjakan dan turunan Jati-Jati (arah Bandara) Kota Tiakur, Kabupaten MBD.
Dari 16 mahasiswa KKN UGM yang dilarikan ke RS untuk menjalani perawatan, ternyata hanya tiga mahasiswa yang mengalami luka serius dan harus menjalani perawatan intensif. Ketiga korban tersebut yakni, Fauzi Nauval (22) mengalami luka lecet dan luka robek pada pergelangan tangan kanan serta punggung tangan kanan.
Kemudian Riana Sekar Mawardi (21) mengalami luka robek pada bagian kepala sebelah kanan serta Safira Cahaya Hati (20) mengalami benturan/tertindih pada pundak sebelah kanan dan telah menjalani pemeriksaan rontgen.
Ketiganya saat ini dirawat di Instalasi Gawat Darurat RSUD Tiakur dengan pengawasan tenaga medis. Sementara 13 korban lainnya dilaporkan dalam kondisi stabil dan diperbolahkan pulang.
Informasi yang berhasil dihimpun Siwalima di tempat kejadian perkara menyebutkan, bus milik BKKBN dengan Nomor Polisi DE 7019 JM yang dikemudikan Kristoforus Karol Ardianto Mali yang juga mahasiswa KKN UGM tengah dalam perjalanan menuju Kota Tiakur.
Insiden kecelakaan tunggal ini bermula, saat kendaraan melaju menuruni jalan dan berusaha menghindari sebuah mobil angkutan kota yang datang dari arah berlawanan, sehingga bus keluar dari badan jalan.
Saat keluar badan jalan, pengemudi sempat berupaya mengendalikan kendaraan untuk kembali ke jalur semula, namun karena kondisi jalan menurun dan kehilangan kendali, kendaraan akhirnya terbalik di sisi jalan.
Polisi yang menerima laporan lakalantas tersebut dari masyarakat, langsung bergerak cepat menuju TKP yang dipimpin Padal Siaga Markas Iptu Johosua Katipana, didampingi Perwira Siaga Ipda Andre Manuhua, para personel langsung melakukan pengamanan serta mengevakuasi korban serta mengatur arus lalu lintas, guna mencegah terjadinya kemacetan maupun kecelakaan lanjutan.
Kasat Lantas Polres MBD, Iptu Petra C Tuasuun yang dikonfirmasi Siwalima menjelaskan, pihaknya setelah menerima laporan, langsung turun ke TKP serta membantu membawa korban ke RSUD Tiakur.
“Seluruh korban dievakuasi menggunakan mobil patroli Polres MBD dan dibawa ke RSUD Tiakur untuk mendapatkan penanganan medis,” jelas kasat.
Sementara bus yang mengalami kecelakaan lanjut Kasat, diamankan ke Polres MBD untuk keperluan penyidikan lebih lanjut. Saat ini, pihaknya masih melakukan pendalaman terkait penyebab pasti kecelakaan tersebut.
“Kami dari Satlantas Polres MBD telah melakukan pengamanan TKP dan saat ini sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut,” ucap kasat.
Untuk dugaan sementara menurut kasat, kecelakaan ini terjadi, akibat kendaraan kehilangan kendali saat menghindari kendaraan lain di jalan menurun.
“Kami masih mengumpulkan keterangan saksi serta melakukan olah TKP untuk pastikan faktor penyebab dari kecelakaan ini,” tandas kasat.
Kasat berjanji, pihaknya akan memastikan seluruh prosedur penanganan kecelakaan ini dilaksanakan sesuai ketentuan.
Terpisah, Kapolres MBD, AKBP Budhi Suriawardhana mengaku, prihatin atas insiden tersebut serta memberikan perhatian khusus terhadap keselamatan para korban.
“Kami bersyukur tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Polres MBD akan terus memantau kondisi para korban hingga benar-benar pulih. Kami juga telah perintahkan jajaran untuk menangani peristiwa ini secara profesional dan humanis,” tandas kapolres.
Kapolres menghimbau kepada seluruh pengguna jalan, agar selalu mengutamakan keselamatan berlalu lintas.
“Kami mengingatkan kepada seluruh pengemudi agar selalu berhati-hati, khususnya saat melintasi jalan menurun dan berbelok. Pastikan kendaraan dalam kondisi layak jalan, patuhi batas kecepatan, serta selalu waspada terhadap situasi di sekitar,” himbau kapolres.
Kapolres juga mengajak masyarakat, untuk segera melaporkan setiap kejadian kecelakaan atau gangguan lalu lintas kepada pihak kepolisian agar dapat segera ditangani.(S-28)