SIWALIMA.id > Berita
Listrik Belum 24 Jam di Seram Laut dan Watubela
Daerah | Senin, 6 Oktober 2025 pukul 22:26 WIT

AMBON, Siwalimanews – Masyarakat Seram Laut di Pulau Watubela, Kesui, Teor  yang hampir seluruhnya adalah nelayan mengeluhkan belum beroperasinya listrik selama 24 jam.

Saat ini listrik yang beroperasi hanya 12 saja sementara mereka harus menggunakan pendingin untuk mengawetkan ikan. Mereka kemudian mengadukan masalah ini ke DPRD Seram Bagian Timur.

Anggota DPRD dari Fraksi PKB SBT Rudi Wajo mengaku pihaknya sudah melakukan pertemuan dengan PT PLN Unit induk wilayah maluku maluku utara terkait masalah ini.

Kita sudah melaporkan keluhan masyarakat dalam pertemuan di Ambon, Jumat (3/10) pihak PLN mengaku Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Namalomin, Seram Laut Kecamatan Seram Timur dan PLTD Pulau Watubela, Kecamatan Wakate telah beroperasi 24 jam,” ungkapnya.

Sementara itu, Manager Komunikasi dan TJSL  M Syaiful Ali dalam rilis yang diterima Siwalima, Sabtu (4/10) mengungkapkan, rencana pengoperasian 24 jam kedua PLTD baru bisa terjadi pada akhir tahun 2025.

Ia menjelaskan terkait dengan penambahan cold storage, PLN siap untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

“Kita meminta bagi masyarakat untuk dapat menebang pohon yang dekat dengan jaringan dan mengganggu pengoperasian karena berkaitan dengan aturan (Right of Way) Row PLN, yakni 3 meter minimal jarak pohon ke jaringan listrik,” tulis Syaiful dalam rilis tersebut.

Lanjutnya PLN meminta bantuan DPRD agar dapat ikut mensosia­lisasikan aturan (Right of Way) Row ke masyarakat, sehingga jaringan listrik dapat lebih stabil dan terhindar dari gangguan eksternal terutama akibat pohon.

Hadir dalam pertemuan tersebut, GM PLN UIW Maluku Malut Noer Soeratmoko, Manajer UP3 PLN Masohi, Yohanes, serta Direktur Manajemen Pembangkitan PLN, Rizal Calvary Marimbo, bersama jajaran teknis. (S-27)

BERITA TERKAIT