AMBON, Siwalimanews –Â Provinsi Maluku berÂhasil mencapai Universal Health Coverage (UHC) prioritas pada proÂgram JamiÂnan Kesehatan Nasional (JKN).
Pelaksana tugas Kepala Dinas KeseÂhaÂtan Maluku Yan Aslian Noor mengatakan, MaÂluku mencapai UHC dikarenakan, jumlah cakupan kepeÂserÂtaan JKN di provinsi ini telah mencapai 98 perÂsen dari total jumlah penduÂduk.
âJumlah peserta aktif sebanyak 1.675.582 jiwa dari jumlah penduduk di MaÂluku 1.935.586, makanya Maluku mendapatkan status UHC prioritas dari BPJS Kesehatan,â ungkap Yan kepada Siwalima melalui telepon selulernya, Rabu (27/8).
Salah satu keistimewaan dari daerah yang telah mencapai UHC prioritas yakni, pendaftaran peÂserta BPJS Kesehatan dapat langsung aktif tanpa masa tunggu, sehingga masyarakat dapat langsung menggunakan layanan kesehatan saat dibutuhkan.
Pasalnya, selama ini masyaÂrakat Maluku menghadapi perÂsoalan aktivasi kepesertaan BPJS kesehatan, dimana untuk dapat menikmati layanan BPJS, masyarakat harus menunggu sampai 14 hari yang menyebabkan masyarakat harus membayarnya seperti pasien umum.
âDengan tercapainya UHC prioritas di Provinsi Maluku ini, membuktikan komitmen dari gubernur untuk memastikan seluruh masyarakat mendapatkan hak atas kesehatan yang setara dan terjamin, serta untuk meÂwujudkan masyarakat yang lebih sehat, produktif dan sejahtera,â ucap Yan.
Terkait dengan 2 persen warga yang belum masuk dalam cakupan kepesertaan JKN, menurut Yan, mereka ini masuk dalam kategori masyarakat yang berpindah alamat, KTP belum aktif dan meninggal dunia.
Dengan adanya capaian ini, masyarakat Maluku dapat terbantu ketika ingin mendapatkan layanan kesehatan, sehingga perlahan-lahan cita-cita gubernur untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dapat tercapai.
Raih Penghargaan
Sebelumnya juga ditahun 2024, Pemprov Maluku sudah menerima penghargaan UHC. Penghargaan itu, diterima oleh Pj Gubernur Maluku saat itu Sadli Ie didampingi Plt Kadis Kesehatan Yan Aslian Noor serta Kabid Pelayanan Kesehatan Dinkes Maluku Mega Azizah di The Krakatau Grand Ballroom, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta 8 Agustus 2024.
Penghargaan yang sama juga diberikan kepada 29 gubernur dan 460 bupati/ walikota lainnya, yang telah berkontribusi mewujudkan UHC di wilayahnya dengan program Jaminan Kesehatan NasioÂnal minimal 95%. (S-20)