AMBON, Siwalima.id - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin membeberkan keberhasilan dalam setahun terakhir di bidang kesehatan.
Dalam kurun satu tahun terakhir, tiga program hasil terbaik dan cepat yang dicetus Presiden di bidang kesehatan telah menunjukkan hasil yang signifikan.
Bahkan empat tahun terakhir, kita telah menapaki transformasi kesehatan Indonesia sebagai pondasi menuju masa depan dimana fokus kita bergeser dari mengobati orang sakit, menjadi menjaga orang sehat tetap sehat,” katan menkes dalam sambutan yang dibacakan Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Maluku, Djalaludin Salampessy pada perayaan ke-61 Hari Kesehatan Nasional di Lapangan Merdeka Ambon, Rabu (12/11).
Ia menjelaskan lebih dari 52 juta orang menyadari pentingnya deteksi dini penyakit dengan mengikuti cek kesehatan gratis, yang juga berdampak pada peni-ngkatan cakupan skrining TB hingga menjangkau lebih dari 20 juta orang.
Sejalan dengan upaya pencegahan tersebut, pembangunan dan peningkatan RS terus berjalan di berbagal pelosok negeri, demi mewujudkan kualitas layanan kesehatan yang merata dimana pada tahun 2025 terdapat 32 dari 66 lokus peningkatan RSUD berjalan sesuai target. “Capaian enam pilar transformasi kesehatan menunjukkan bukti nyata kerja keras dan kolaborasi seluruh insan kesehatan Indonesia, ungkapnya.
Olehnya itu di peringatan HKN ke-61, harus dijadikan momentum refleksi atas capaian strategis yang telah diraih bersama, sekaligus ajakan untuk terus melanjutkan gerakan bersama ini.
“Saya berharap, seluruh pegawai dan pejabat pemerintah dapat melakukan gerakan perubahan cara pikir dan cara kerja menuju birokrasi yang kompeten, akuntabel dan selaras dalam mengawal dan menyukseskan transformasi kesehatan,” harapnya.
Ia menambah perjalanan menuju Indonesia sehat adalah perjalanan panjang, menantang dan penuh harapan tetapi dengan tekad dan kerja sama yang baik akan sampai pada tujuan mewujudkan generasi sehat yang menjadi fondasi masa depan bangsa yang hebat.
Untuk itu ia meminta semua stakeholder termasuk di Maluku untuk terus berkolaborasi menuju transformasi kesehatan.
Puskesmas Geser Gelar Baksos
Dalam rangka memperingati hari kesehatan nasional, Puskesmas Geser, Kecamatan Seram Timur juga menggelar bakti sosial dan pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga.
Kepala Puskesmas Geser Boki Rumonin kepada Siwalima, Rabu. (12/11) mengungkapkan kegiatan HKN dirangkai dengan jalan santai dengan melibatkan lintas sektor maupun para siswa untuk meramaikan
Ia mengaku, untuk kegiatan baksos dan pemeriksaan kesehatan gratis golongan darah sekitar 500 masyarakat, sunatan massal sekitar 45 warga sudah terdaftar secara gratis “Kita lakukan Deteksi dini kanker serviks lewat pemeriksaan IVA untuk mengetahui apakah ada kanker mulut rahim atau tidak. Didalam pengobatan massal ada pemeriksaan tuberculosis, dan penyakit tidak menular bagi pasien seperti Hipertensi dan TM. Kantong (kita) screaming bagi masyarakat kalau ada penyakit bisa tahu,” terangnya.
Lebih lanjut dikatakan, di posyandu yang sebelumnya hanya difokuskan bagi bayi balita dan Ibu hamil sekarang sudah lakukan preventif atau pencegahan setiap hari.
“Saat ini kita di Puskesmas Geser melakukan pemeriksaan kesehatan mengutamakan pencegahan dan rehabilitatif. Kita sudah lakukan di posyandu dan puskesmas setiap bulan diperuntukkan semua masyarakat bukan untuk siklus usianya,” ujarnya.
Gelar Aksi Donor Darah
Sementara itu di RSUD Cenderawasih Dobo, digelar aksi donor darah menjelang peringatan HUT Hari Kesehatan Nasional.
Direktur RSUD Cenderawasih Dobo, Marthin Haurissa saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (12/11) disela-sela aksi donor darah di lapangan upacara kantor Bupati Aru mengatakan, kegiatan amal ini bertujuan membantu menyediakan darah bagi pasien yang membutuhkan pada saat masa kritis. “Aksi donor darah dalam bentuk aksi amal ini dilakukan sebagai bentuk kita menyiapkan ketersediaan darah bagi pasien yang membutuhkan ketika kritis,” ungkapnya.
Kondisi ini kadang terjadi saat pasien dalam kondisi kritis sulit untuk mendapatkan darah atau pendonor. Dengan aksi amal donor darah ini, diharapkan dapat membantu RSUD dalam keter-sediaan darah. (S-20/S-27/S-11)