AMBON, Siwalima.id - Penetapan pengurus baru Bank Maluku-Malut ditergetkan akan tuntas pada bulan November mendatang.
Direktur Bank Maluku-Malut, Syahrisal Imbar mengungkapkan, pasca diterimanya hasil uji kelayakan dan kepatutan calon direksi dan komisaris dari OJK, pihaknya langsung berkoordinasi dengan pemegang saham pengendali.
Koordinasi dilakukan guna mendapatkan kepastian waktu pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) guna menetapkan direksi dan komisaris baru tersebut.
“Koordinasi kita terus lakukan dengan pak gubernur sebagai pemegang saham pengendali, cuma karena kesibukan beliau sehingga RUPS LB belum dapat dilakukan sampai dengan saat ini,” ucap Imbar kepada Siwalima melalui telepon selulernya, Selasa (28/10).
Kendati demikian, Imbar berharap, agar RUPS LB untuk penetapan direksi dan komisaris Bank Maluku-Malut harus dilakukan pada awal minggu kedua bulan November mendatang.
Hal ini bertujuan agar posisi direksi dan komisaris yang saat ini kosong segera terisi dan operasional manajemen Bank Maluku-Malut dapat kembali normal.
“Kita target itu awal Minggu kedua di bulan November sudah RUPS LB, tapi kita masih minta kepastian dari pak PSP. Tapi lebih cepat lebih baik,” kata Imbar.
Ditanya terkait agenda selain penetapan direksi dan komisaris hasil fit and proper test OJK, Imbar mengaku, belum mengetahui secara pasti, sebab hal ini menjadi ranah pemegang saham.
Kendati begitu Imbar mengaku, pasca RUPS di Ternate 21 Maret lalu, ada komisaris Bank Maluku-Malut yang telah pensiun yakni Adly Banjar, sehingga harus ada pengganti, namun semuanya dikembalikan kepada pemegang saham.
“Memang ada satu yang harus pensiun tapi soal apakah nanti ditetapkan dalam RUPS kami tidak tahu karena itu bukan kewenangan kami,” jelas Imbar.
Untuk diketahui tiga pengurus baru yang siap ditetapkan dalam RUPS LB yakni Komisaris Independen Ichwan, Komisaris Maichel Papilaya dan Direktur Umum Ingrid Maureen Sahusilawane, sementara untuk posisi Direktur pemasaran masih tetap kosong pasalnya Alexander Hitipeuw gugur dalam pencalonan.
Lulus Fit and Propertest
Sebelumnya diberitakan, tiga calon direksi dan komisaris Bank Maluku-Malut, dinyatakan lulus dalam fit and proper test yang diselenggarakan Otoritas Jasa Keuangan, Kamis (4/9) lalu.
Tiga orang yang mengikuti uji kelayakan dan kepatutan yakni calon komisaris independen Ichwan, calon komisaris Maichel Papilaya dan calon direktur umum Ingrid Maureen Sahusilawane.
Direktur Utama Bank Maluku-Malut, Syahrisal Imbar kepada Siwalima mengaku, hasil uji kelayakan dan kepatutan sudah diterima, namun dia belum dapat mengungkapkannya ke publik.
“Kami sudah menerima hasil uji kelayakan dan kepatutan calon direksi dan komisaris beberapa waktu lalu, tapi soal siapa yang lulus atau tidak bukan domain kami untuk menyampaikan ke publik,” ucap Syahrisal, Kamis (2/10).
Syahrisal mengungkapkan, hasil uji kelayakan dan kepatutan dari OJK merupakan salah satu syarat yang harus dipenuhi sebelum ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa sebagai direksi dan komisaris.
Dia mengakui, dari empat calon pejabat baru yang ditetapkan dalam RUPS LB di Sahid Bela Hotel Ternate, Jumat (21/3) lalu, hanya tiga orang yang mengikuti uji kelayakan dan kepatutan yakni calon komisaris independen Ichwan, calon komisaris Maichel Papilaya dan calon direktur umum Ingrid Maureen Sahusilawane.
Sementara untuk calon direktur pemasaran Ferdinand Alexander Hitipeuw tidak mengikuti uji kelayakan dan kepatutan, karena tidak memasukan berkas hingga batas waktu yang ditentukan OJK.
“Hanya tiga yang kemarin ikut uji kelayakan, sedangkan pak Hitipeuw tidak ikut karena tidak masukan berkas,” jelas Syahrisal.
Tunggu Penetapan
Pasca diterimanya hasil dari OJK, Syahrisal memastikan penetapan tiga calon pejabat baru tersebut harus dilakukan dalam RUPS LB.
Sedangkan terhadap posisi calon direksi pemasaran yang kosong, Syahrisal menambahkan, hal itu menjadi kewenangan pemegang saham yang akan diputus dalam RUPS LB.
“Soal kapan RUPS LB itu nanti ditetapkan oleh pemegang saham dan untuk calon direktur pemasaran pasti harus ditetapkan ulang di RUPS LB,” tutupnya.
Sementara itu, sumber Siwalima di Bank Maluku-Malut mengungkapkan, tiga calon direksi dan komisaris dinyatakan lulus uji kelayakan dan kepatutan oleh OJK.
“Ketiganya lulus uji kelayakan dan kepatutan oleh OJK dan penetapan dalam RUPS LB menunggu waktu pak gubernur sebagai PSP,” ujar sumber yang meminta namanya tidak dikorankan. (S-20)