PIRU, Siwalima.id - Pasar rakyat di Kota Piru, Kecamatan Seram Barat, Kabupaten SBB di lalap si jago merah yang mengakibatkan 15 kios dan 6 sepeda motor hangus terbakar.
Informasi yang berhasil dihimpun Siwalima di lokasi kejadian menyebutkan, kebakaran yang melanda pasar rakyat ini terjadi sekitar Pukul 15.30 WIT.
Kebakaran ini diduga berasal dari pembakaran sampah oleh salah seorang warga. Akibat pembakaran itu, api merembet ke salah satu kios dan seketika kios itupun langsung terbakar.
Lantaran kios-kios yang ada di pasar tersebut sebagian besar terbuat dari kayu dan papan, ditambah dengan angin yang kencang, sehingga api dengan cepat merembet ke kios lainnya. Alhasil sebanyak 15 kios ludes terbakar serta 6 unit sepeda motor.
Kejadian itu membuat pengunjung pasar maupun pedagang panik dan lari berhamburan keluar area pasar untuk menyelamatkan diri, namun ada pula pedagang yang mencoba untuk menyelamatkan dagangan mereka.
“Saat api mulai membasar kami bingung mau lari selamatkan diri atau selamatkan barang, sebab ada yang sudah teriak minta tolong ditambah kobaran api semakin besar, sehingga kami hanya bisa dapat menyelamatkan brg dagangan kami seadanya saja,” ucap salah satu pemilik kios penjual baju kepada Siwalima di lokasi kejadian.
Masyarakat dan pedagang di bantu aparat TNI berusaha mencoba untuk memadamkan api dengan peralatan seadanya, namun perjuangan warga ini tak berarti sebab api semakin membesar, sehingga para pedagang terlihat pasrah dengan kondisi yang terjadi.
“Kemungkinan itu api berasal dari belakang kios, sebab api juga dnegan tiba-tiba sudah besar dan merembat membakar kios lainnya, sehingga kita pasrah saja,” ucap pedagang tersebut.
Tak lama kemudian satu unit mobil pemadam kebakaran milik Pemkab SBB tiba di lokasi kebakaran dan langsung mencoba menjinakan api, guna mencegah kebakaran semakin meluas.
Salah satu staf BPBD Kabupaten SBB saat ditemui Siwalima di lokasi kejadian mengaku, pihaknya belum dapat menjelaskan apa penyebab dari kebakaran ini, sebab tim investigasi dari pihak kepolisian yang akan menyelidiki penyebab pasti kebakarannya.
Namun yang pasti, dalam kejadian ini tak ada korban jiwa, namun hanya korban materiil yang kemungkinan ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
“Investigasi untuk mengetahui penyebab kebakaran ini baru akan dilakukan saat api benar-benar dapat dipadamkan oleh petugas damkar,” ucapnya.
Sementara itu personel Polres SBB yang melakukan pengamanan di lokasi kejadian saat ditemui siwalima mengaku, belum bis amnejelaskan penyebab kebakaran ini, sebab masih dalam proses penyelidikan.(S-18)