AMBON, Siwalimanews – Pelayanan publik di kantor PeÂmerintah Desa Passo menuai kritik karena hampir pukul 09.00 WIT belum ada aktivitas pegawai.
Berdasarkan pantauan Siwalima, Rabu (15/10) sekitar pukul 08.40â08.48 WIT, pintu Kantor Negeri Passo masih tertutup rapat. Tidak terlihat satupun aparatur negeri yang bertugas di lokasi.
Di depan kantor, sejumlah mahaÂsiswa yang mungkin hendak melaÂkukan pengurusan, juga terlihat menunggu.
Salah seorang warga yang dikeÂtahui merupakan Ketua RT di Negeri Passo juga tampak berada di depan kantor dengan membawa map dokumen.
Ia mengaku sudah menunggu sejak beberapa menit, namun kantor belum dibuka. âIya, kantor belum buka,â ujar Ketua RT itu singkat saat ditemui di lokasi.
Saat ditanya siapa KPN dan SekÂdes Negeri Passo, Ketua RT itu juga menyebutkannya.
Hal senada disampaikan beberapa mahasiswa yang juga menunggu pelayanan di kantor tersebut.
âIya kantornya belum buka,â ujar para mahasiswa saat ditanya soal kantor Negeri yang belum ada aktiÂvitas pelayanan.
Sebelumnya, terkait belum dibuÂkaÂnya pelayanan pada kantor Negeri Passo, telah dilaporkan langsung warÂtawan Siwalima kepada WaliÂkota Ambon.
Walikota kemudian langsung menegur Penjabat KPN Negeri Passo, Ivan Pattinama.
âCilaka. Beta sudah tegur KPN,â ujar Walikota Ambon, Bodewin Wattimena, via pesan whatsApp.
Teguran Walikota itu lantas dibalas oleh Sekdes Negeri Passo, SiÂmona Tomaluweng dengan memaÂrahi warga yang adalah wartawan Siwalima bernama Waty, yang hendak kembali pada pukul 11.46 WIT, untuk melakukan pengurusan di kantor tersebut.
Didepan semua staf Kantor Negeri Passo, dengan angkuhnya sang SekÂdes mengaku kesal karena diteÂgur pimpinan tertinggi di Kota Ambon. âIbu yang lapor katong ke Wali ka. Ibu seng boleh begitu, katong disini samua cari nafkah. ibu seng boleh lapor begitu. lagian ibu kanapa datang seng tunggu saja. ibu su kasih viral katong. Seng pernah ada yang datang lalu bikin katong bagini. Katong disini kan semua punya keluarga di rumah,â ungÂkapnya.
Selain itu sekdes mengaku kesal karena yang melapor bukan warga Negeri Passo. âIbu dari mana, ibu bukan warga Passo,â tanya sekdes lagi sehingga memicu perdebatan.
Diketahui, keterlambatan jam buka kantor pelayanan publik di Kota Ambon bukan hal baru. SebelumÂnya, keluhan serupa juga sempat viral di media sosial setelah seorang warga Kelurahan Ahusen, KecamaÂtan Sirimau, merekam kondisi kantor kelurahan yang masih tutup pada pukul 08.30 WIT, Rabu (23/7).
Dalam video berdurasi 21 detik tersebut, warga mengeluhkan pelaÂyanan publik yang tidak disiplin.
âJam setengah sembilan kantor lurah masih tertutup rapat. Ini model ASN bagaimana?â ujar warga dalam rekaman itu. (S-25)