AMBON, Siwalima.id - Pemerintah Prancis menyatakan komitmennya untuk berkerja sama dengan Pemerintah Provinsi Maluku dibidang pengembangan pariwisata dan pendidikan.
Komitmen kerja sama antar negara ini disampaikan Duta Besar Prancis untuk Indonesia, Fabien Penone saat bertemu dengan Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa di ruang kerjanya, Senin (15/6) kemarin.
Dukungan Pemerintah Prancis terhadap pengembangan sektor pariwisata dan pendidikan di Maluku ini disambut positif Gubernur Hendrik Lewerissa sebagai upaya memajukan Provinsi Maluku.
Gubernur mengungkapkan negara Indonesia dan Prancis tentu memiliki hubungan bilateral yang sangat baik yang ditandai dengan kunjungan Presiden Prabowo Subianto beberapa kali ke Prancis dan sebaliknya dibalas dengan kunjungan Presiden Prancis Emanuel Macron ke Indonesia.
“Karena itu, tidak salah jika Dubes Prancis juga memilih berkunjung ke Provinsi Maluku dalam upaya meningkatkan kerja sama antara pemerintah Prancis dan pemerintah Indonesia khususnya Maluku di bidang pendidikan, pariwisata dan sebagainya,” jelas Gubernur kepada wartawan di Ambon, Selasa (16/6).
Pemerintah Prancis melalui Dubes kata Gubernur menawarkan sejumlah program kerja sama dalam bentuk pendampingan maupun riset dan sebagainya dibidang pariwisata dan pendidikan.
Hal ini karena Pemerintah Prancis menilai Maluku memiliki potensi pariwisata yang luar biasa khususnya pesona di Pulau Banda yang sangat terkenal di dunia dan memiliki potensi pariwisata alam, sejarah dan budaya yang besar sekali untuk dikembangkan.
Untuk melihat lebih dekat potensi Banda dan proyeksi kerjasama kedepan, Dubes Prancis menurut Gubernur telah lebih dulu berkunjung ke Pulau Banda Kabupaten Maluku Tengah.
“Rencananya tahun depan akan ada kunjungan Cruise atau kapal pesiar dari Prancis yang membawa ratusan penumpang. Rencananya mereka akan mengunjungi Ambon dan Banda,” tandas Gubernur.
Di bidang pendidikan, Gubernur mengatakan Pemerintah Prancis akan membantu Maluku dalam mendukung pendidikan vokasi apalagi Maluku memiliki 120 sekolah menengah kejuruan (SMK) dan 5 SMK Pariwisata didalamnya.
“Kita ketahui Prancis ini kan sangat maju di bidang pariwisata, perhotelan, restoran dan sebagainya. Jadi mereka mau berbagi keberhasilan pengelolaan itu juga buat Maluku. Karena itu kita mengapresiasi dan berterima kasih sekali kepada pemerintah Prancis,” tandas Gubernur.
Karenanya, Gubernur juga berterima kasih untuk upaya dan dukungan dari Pemerintah Prancis dan pihak mana saja, baik itu pemerintah maupun swasta dalam membantu pemerintah provinsi Maluku meningkatkan pendidikan, pariwisata dan lingkungan hidup dan sektor strategis lainnya.
Ditempat yang sama Dubes Prancis untuk Indonesia, Fabien Penone mengatakan pertemuan dengan Gubernur Maluku memiliki arti yang sangat penting dan strategis dalam memperkuat hubungan kerjasama dengan Maluku.
“Kami berkomitmen untuk bekerjasama dalam bidang pendidikan, riset, pariwisata, pertanian, perikanan agar kedepan kita akan datangkan kapal pesiar berisi ratusan turis untuk berkunjung ke Ambon dan Pulau Banda selama empat hari,” tandas Fabien.
Dubes Fabien juga memuji keindahan alam yang alami dari Pulau Banda baik Gunung Api, bawah lautnya, budaya yang sangat potensial untuk dikembangkan dan dikolaborasi antara Prancis dan Maluku.(S-20)