SIWALIMA.id > Berita
Pemerintah Prancis akan Kerja Sama dengan Pemprov Maluku
Headline , Pemerintahan | Rabu, 17 Juni 2026 pukul 15:34 WIT

AMBON, Siwalima.id - Pemerintah Prancis me­nyatakan komit­men­nya untuk berkerja sama dengan Peme­rintah Provinsi Maluku dibidang pengem­ba­ngan pariwisata dan pendidikan.

Komitmen kerja sa­ma antar negara ini di­sampaikan Duta Be­sar Prancis untuk In­do­nesia, Fabien Pe­none saat bertemu dengan Gubernur Maluku, Hen­drik Lewerissa di­ ruang kerjanya, Senin (15/6) kemarin.

Dukungan Peme­rin­­tah Prancis ter­ha­dap pengemba­ngan sektor pariwisata dan pendidikan di Maluku ini disambut positif Gubernur Hendrik Lewerissa se­bagai upaya memajukan Provinsi Maluku.

Gubernur mengungkapkan ne­gara Indonesia dan Prancis tentu memiliki hubungan bilateral yang sangat baik yang ditandai dengan kunjungan Presiden Prabowo Subianto beberapa kali ke Prancis dan sebaliknya dibalas dengan kunjungan Presiden Prancis Emanuel Macron ke Indonesia.

“Karena itu, tidak salah jika Dubes Prancis juga memilih berkunjung ke Provinsi Maluku dalam upaya meningkatkan kerja sama antara pemerintah Prancis dan pemerintah Indonesia khu­sus­nya Maluku di bidang pendidikan, pariwisata dan sebagainya,” jelas Gubernur kepada wartawan di Ambon, Selasa (16/6).

Pemerintah Prancis melalui Dubes kata Gubernur menawarkan sejumlah program kerja sama da­lam bentuk pendampingan mau­pun riset dan sebagainya dibidang pariwisata dan pendidikan.

Hal ini karena Pemerintah Pran­cis menilai Maluku memiliki potensi pariwisata yang luar biasa khususnya pesona di Pulau Banda yang sangat terkenal di dunia dan memiliki potensi pariwisata alam, sejarah dan budaya yang besar sekali untuk dikembangkan.

Untuk melihat lebih dekat poten­si Banda dan proyeksi kerjasama kedepan, Dubes Prancis menurut Gubernur telah lebih dulu ber­kunjung ke Pulau Banda Kabu­paten Maluku Tengah.

“Rencananya tahun depan akan ada kunjungan Cruise atau kapal pesiar dari Prancis yang membawa ratusan penumpang. Rencananya mereka akan mengunjungi Ambon dan Banda,” tandas Gubernur.

Di bidang pendidikan, Gubernur mengatakan Pemerintah Prancis akan membantu Maluku dalam men­dukung pendidikan vokasi apa­lagi Maluku memiliki 120 seko­lah menengah kejuruan (SMK) dan 5 SMK Pariwisata didalamnya.

“Kita ketahui Prancis ini kan sangat maju di bidang pariwisata, perhotelan, restoran dan sebagai­nya. Jadi mereka mau berbagi keberhasilan pengelolaan itu juga buat Maluku. Karena itu kita me­ngapresiasi dan berterima kasih sekali kepada pemerintah Pran­cis,” tandas Gubernur.

Karenanya, Gubernur juga berterima kasih untuk upaya dan dukungan dari Pemerintah Prancis dan pihak mana saja, baik itu pemerintah maupun swasta dalam membantu pemerintah provinsi Maluku meningkatkan pendidikan, pariwisata dan lingkungan hidup dan sektor strategis lainnya.

Ditempat yang sama Dubes Pran­cis untuk Indonesia, Fabien Penone mengatakan pertemuan dengan Gubernur Maluku memiliki arti yang sangat penting dan strategis dalam memperkuat hubungan kerjasama dengan Maluku.

“Kami berkomitmen untuk beker­jasama dalam bidang pendidikan, riset, pariwisata, pertanian, peri­kanan agar kedepan kita akan datangkan kapal pesiar berisi ratusan turis untuk berkunjung ke Ambon dan Pulau Banda selama empat hari,” tandas Fabien.

Dubes Fabien juga memuji ke­indahan alam yang alami dari Pulau Banda baik Gunung Api, bawah lautnya, budaya yang sa­ngat potensial untuk dikem­bangkan dan dikolaborasi antara Prancis dan Maluku.(S-20)

BERITA TERKAIT