SIWALIMA.id > Berita
Pemkab SBT Salurkan 5 Ton Beras
Daerah | Kamis, 12 Maret 2026 pukul 14:19 WIT

BULA, Siwalima.id - Sedikitnya 5 ton beras disalurkan ke masyarakat dalam safari Ramadan yang digelar Pemkab Seram Bagian Timur di Pulau Gorom Timur dan Pulau Panjang belum lama ini.

Beras-beras tersebut dibeli pemerintah dari hasil panen warga Desa Waesamet, kemudian disalur­kan kembali ke masyarakat.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanian SBT, Sofyan Waraiya, menjelaskan pembelian beras dari petani lokal dilakukan pemerintah untuk mendukung program ketaha­nan pangan.

“Hasil produksi dari beras di Desa Waesamet diserap oleh Dinas keta­hanan pangan dan disalurkan dalam program pangan murah, kata Sofyan ketika dikonfirmasi Siwalima di ruang kerjanya, Rabu (11/3).

Sofyan menjelaskan produksi bersa yang dihasilkan oleh masya­rakat di Desa Waesamet terus me­ningkat.

Dimana beberapa waktu lalu bupati dan masyarakat berhasil memanen sekitar 50 ton beras dari lahan milik warga Desa Waesamet.

Target kita kalau bisa dikembang­kan menjadi 100 hektar di tahun mendatang. Jadi ada peningkatan seiring dengan potensi atau peluang pasar yang cukup terbuka untuk para petani kita,” terangnya.

Tanam Jagung Serentak

Sementara itu, dalam upaya memperkuat ketahanan pemerintah bersama dengan polres SBT melakukan penanaman Jagung se­rentak diatas lahan 2 hektar.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanian Kabupaten SBT, Sofyan Waraiya menjelaskan Jagung yang ditanam di Nama Timur Breeding Center merupakan jenis hibrida.

“Di seluruh kecamatan di Kabu­paten SBT itu kurang lebih 14 hektar yang sudah tertanam di 2026,” jelasnya kepada Siwalima di ruang kerjanya, Rabu (11/3).

Ia juga menjelaskan penanaman jagung serentak di Kabupaten SBT yang merupakan program dari Polres SBR dan pemerintah hanya mem­bantu memberikan pendampingan.

Selain itu juga menyediakan lahan serta melakukan pembinaan kepada kelompok tani. “Bila mana petani berkeinginan untuk melakukan pena­maan  kita sport, dalam bentuk bibit yang penting lahan kita siap untuk mendistribusi bibit,” ujarnya.(S-27)

BERITA TERKAIT