PIRU, Siwalima.id - Puluhan anggota Angkatan Muda Gereja Protestan Maluku (AMGPM) Seram Bagian Barat berpartisipasi dalam pengamanan Sholat Idul Fitri berjamaah yang dipusatkan di Masjid Al-Muhajirin, Kota Piru, Sabtu (21/3).
Pantauan Siwalima, Sholat Id berjalan hikmah. Pengawalan dilakukan oleh aparat keamanan dan dibantu pemuda AMGP.
Mereka menjaga ketat kawasan masjid, selama sholat Ied berlangsung. Langkah ini dilakukan selain menciptakan suasana aman, namun juga sebagai wujud toleransi umat beragama yang terbina selama ini.
Sekretaris AMGPM Cabang Solo, Deo Gloria Rio Tuanakotta kepada Siwalima menjelaskan, selaku angkatan muda GPM Kota Piru mengaku pengamanan sudah masuk dalam program kerja mereka.
Untuk tiap tahun, apabila Lebaran AMGPM selalu melaksanakan pengamanan bersama-sama dengan aparat kepolisian sebagai wujud toleransi umat beragama. Sebab kami berpikir ini adalah langkah baik supaya kami punya toleransi antar umat beragama bisa tetap terjaga khususnya wilayah Kota Piru dan sekitarnya,” terang Tuanakotta.
Menurutnya, pengamanan bahkan dilakukan setiap tahun dan setiap hari besar seperti Natal dan Tahun Baru.
“Para pemuda, remaja masjid juga bertoleransi melakukan pengamanan. Pengawalan ini dilakukan bukan untuk tahun ini saja, tetapi setiap tahun,” jelasnya.
Untuk pengamanan sendiri ia menyebut melibatkan semua pemuda dan ranting-ranting yang ada Kota Piru.
Usai Sholat Id para pemuda gereja ini langsung memberikan ucapan selamat Idul Fitri dan berjabat tangan dengan para jamaah.
Sementara itu Kepala Dusun Waimeteng Pantai And. Kahar Hole mengaku pengawalan Sholat Id mendapat sambutan baik dari warga Muslim Kota Piru.
“Kedepannya hal serupa juga akan dilakukan pemuda remaja Masjid jika warga Kristen gelar ibadah Natal,” janjinya.
Ia juga memberikan apresiasi kepada saudara dari angkatan muda gereja yang telah melakukan pam Sholat Id hingga selesai. “Kedepan kegiatan seperti ini ditingkatkan lagi, sehingga rasa toleransi selalu terjaga di SBB secara umum khususnya Kota Piru,” ungkapnya.
Ia berharap, kedepan kalau bisa ditingkatkan lagi demi menjaga persaudaraan dan toleransi umat beragama di Kota Piru dapat terjaga dengan baik untuk selamanya.(S-18)