AMBON, Siwalima.id - Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Ambon mendukung kebijakan pemerintah menjadikan ruang terbuka publik jadi pusat ekonomi kreatif.
Hal ini disampaikan Kadis Perkim Ambon, Ivonny Latuputty kepada Siwalima di Ambon, Selasa (10/3) usai dibentuknya tim Terakota untuk mengelola RTP.
Tim Terakota sendiri dibentuk dan dilantik oleh walikota dengan tujuan mengelola ruang terbuka publik menjadi etalase produk lokal serta pusat aktivitas masyarakat.
Ia menyebut RTP tidak hanya berfungsi sebagai tempat rekreasi, tetapi juga menjadi etalase produk lokal dan pusat pengembangan ekonomi kreatif.
“Di sana juga disediakan ruang usaha bagi pelaku UMKM serta berbagai kegiatan atau event untuk meramaikan ruang publik,” katanya.
Salah satu contoh kegiatan tersebut telah dilaksanakan di RTP Wainitu yang kini menjadi lokasi berbagai aktivitas masyarakat sekaligus wadah promosi produk UMKM.
Selain mendukung kegiatan ekonomi kreatif, Dinas Perkim juga mengalokasikan anggaran pemeliharaan untuk menjaga dan membangun prasarana, sarana dan utilitas yang terdapat di berbagai RTP di Kota Ambon.
Langkah ini dilakukan untuk mendukung pengembangan UMKM melalui penyediaan infrastruktur fisik serta fasilitas lingkungan yang layak.
“Kami juga menyediakan sarana prasarana berupa hotspot internet gratis untuk mendukung digitalisasi UMKM, terutama dalam memfasilitasi transaksi pembayaran nontunai menggunakan sistem QRIS,” jelasnya.
Ia menambahkan, sejak awal pembentukan Terakota, pihaknya bersama tim memiliki visi untuk mengembangkan RTP sebagai hub kreatif Kota Ambon yang terintegrasi dengan konsep kota digital.
Dengan konsep tersebut, ruang terbuka publik diharapkan menjadi tempat berkembangnya kreativitas masyarakat, khususnya generasi muda.
“Melalui pengembangan RTP ini, kami ingin menjadikan ruang terbuka publik sebagai ruang kreativitas masyarakat sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif di Kota Ambon,” katanya.(Mg-1)