AMBON, Siwalima.id – Polsek Saparua hingga kini, masih terus melakukan penyelidikan, terkait penyebab kebakaran Hutan dan Lahan di Tanjung Hatualani, Wilayah Hutan Negeri Haria, Dusun Haria Perat, Kecamatan Saparua, Kabupaten Maluku Tengah yang terjadi pada, Minggu (18/1) malam.
Penyelidikan karhutla ini, dilakukan aparat kepolisian, untuk memastikan penyebab pasti kebakaran tersebut.
“Kalau penyebab pasti masih dalam penyelidikan, namun dugaan awal disebabkan oleh puntung rokok, oleh karena awal mula terjadinya kebakaran tepat di sekitar gasebo, dimana tempat tersebut merupakan tempat istirahat melepaskan lelah perjalanan kegiatan masyarakat pada saat pergi ke hutan dan kembali dari hutan,” jelas Kasi Humas Polresta Ambon, Ipda Jane Luhukay, kepada wartawan di Mapolresta, Rabu (21/1).
Peristiwa Karhutla ini menurut Ipda Jane, diketahui warga dan dilaporkan kepada Wakil Ketua Dusun Haria Perat, Ateng Souisa. Saksi kemudian menuju tempat dimaksud untuk mengecek kebenaran informasi yang diperolehnya.
Sesampainya dilokasi kejadian, saksi mendapati bahwa benar telah terjadi kebakaran, yang mana saksi melihat ada 2 titik api, tepatnya di belakang gasebo atau tempat istirahat dan di sekitar tugu salib.
“Setelah mendapatkan adanya kebakaran itu, saksi kembali untuk meminta bantuan dan juga saksi menghubungi Kepala Pemerintah Negeri Haria untuk memberitahukan, bahwa telah terjadi kebakaran,” jelas Luhukay mengutip keterangan saksi.
Warga yang mendapat informasi tersebut, langsung berkumpul dan menuju lokasi yang sudah dipenuhi kepulan asap tebal di sertai api yang membesar.
Dikarenakan medan yang ada pada lokasi sedikit menanjak, warga baru tiba beberapa jam setelah kejadian.
“Jam 22.30 WIT baru warga tiba di lokasi, saat itu api telah menyebar di beberapa titik akibat tiupan angin, sehingga meluas ke area sekitar dan api cepat menyebar dengan radius ± 2 hektar," beber Ipda Jane.
Upaya warga dan aparat setempat melakukan pemadaman dengan alat seadanya, akhirnya membuahkan hasil, dimana api berhasil dipadamkan sebelum merembet ke pemukiman warga.
“Sekitar pukul 22.45 WIT, api berhasil dipadamkan dan kondisi dinyatakan aman serta terkendali,” ucap Ipda Jane.(S-10)