AMBON, Siwalima.id - Pemegang saham akhirnya memutuskan Ichwan sebagai komisaris utama PT. Bank Pembangunan Daerah Maluku dan Maluku Utara.
Ichwan yang saat ini menjabat sebagai komisaris independen ditetapkan menggantikan Najib Bachmid selaku Komisaris Utama PT. Bank Pembangunan Daerah Maluku, dan Maluku Utara pada 06 Desember 2025 mendatang.
Penetapan komisaris utama ini dilakukan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Bank Maluku-Malut, yang berlangsung di lantai 8 gedung Mess Maluku Jakarta Pusat, Rabu (12/11).
Kepastian penetapan komisaris utama ini disampaikan Direktur Utama Bank Maluku Malut Syahrisal Imbar dalam keterangan tertulisnya yang diterima Siwalima.
Imbar mengungkapkan komisaris utama saat ini Najib Bachmid akan pensiun pada 6 Desember maka RUPS LB wajib menetapkan penggantinya sampai berproses sesuai dengan mekanisme perbankan.
“RUPS LB telah menyetujui pengangkatan Ichwan selaku Pelaksana Tugas Komisaris Utama terhitung sejak tanggal 07 Desember 2025 sampai dengan pengangkatan Komisaris Utama oleh Rapat Umum Pemegang Saham PT. Bank Pembangunan Daerah Maluku dan Maluku Utara Perseroda,” ucap Imbar.
Terhadap keputusan ini, RUPS LB kata Imbar mengucapkan terima kasih kepada Komisaris Utama Najib Bachmid atas pengabdiannya kepada PT. Bank Pembangunan Daerah Maluku dan Maluku Perseroda selama ini.
Selain komisaris utama, RUPS LB lanjut Imbar juga menyetujui pengusulan Faizal Kilian sebagai Calon Komisaris Independen PT Bank Pembangunan Daerah Maluku dan Maluku Utara Perseroan.
“Selanjutnya pak Faizal Kilian diajukan mengikuti penilaian kemampuan dan kepatutan pada Otoritas Jasa Keuangan sedangkan pencalonan komisaris utama pak Ichwan sebagai pengisi jabatan kosong yan akan ditinggalkan Pak Nadjib itu dilakukan 7 Desember 2025,” tandas Imbar
Tiga Pengurus Baru
Setalah melewati proses panjang sejak ditetapkan dalam RUPS LB di Ternate 21 Maret lalu, tiga orang pengurus Bank Maluku-Malut resmi diangkat menjadi komisaris dan direksi yang baru.
Pengangkatan tiga pejabat baru bank milik pemerintah daerah Maluku dan Maluku Utara ini dilakukan dalam RUPS LB, yang dipimpin langsung Pemegang Saham Pengendali yang juga Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa.
Pantauan Siwalima di sejak pukul 13.00 WIB terlihat para pemegang saham yang notabene adalah kepala daerah di Maluku dan Maluku Utara termasuk Pemerintah DKI Jakarta mulai berdatangan diarena RUPS LB yang berlangsung di Pantai 8 Gedung Mes Maluku Jakarta Pusat, Rabu (12/11).
Sejak dibuka oleh pemegang saham pengendalian, pengangkatan pengurus baru hasil uji kelayakan dan kepatutan yang dilakukan OJK menjadi agenda pertama dalam RUPS LB Bank Maluku-Malut tersebut.
Ketiga pengurus baru diangkat dalam RUPS LB itu masing-masing Komisaris Independen Ichwan, Komisaris Maichel Papilaya dan Direktur Umum Ingrid Maureen Sahusilawane, sedangkan untuk posisi Direktur Pemasaran masih tetap kosong pasalnya Alexander Hitipeuw gugur dalam pencalonan.
Pengangkatan ketiga pengurus baru ini kemudian ditetapkan dengan surat keputusan RUPS LB Bank Maluku-Malut.
Usai pengangkat direksi dan komisaris yang baru, seluruh peserta RUPS LB diluar pemegang saham diperintahkan untuk keluar dari arena RUPS LB lantaran diprediksi pemegang saham akan mengambil keputusan terkait dengan reposisi pengurus baru. (S-20)