TIAKUR, Siwalima.id - Cuaca ekstrem membuat pasokan sejumlah kebutuhan untuk masyarakat di Kabupaten Maluku Barat Daya menipis.
Masyarakat panik kemudian membeli barang dengan jumlah banyak yang berakibat naiknya harga barang.
Menyingkapi masalah tersebut, Ketua DPRD MBD, Petrus A Tunai mengingatkan pelaku usaha untuk tidak menaikan harga barang.
“Tidak boleh atau tidak perlu rekayasa harga apabila adanya kelangkaan baik BBM, sembako maupun karena adanya cuaca ekstrem, tegasnya ketika dikonfirmasi Siwalima di ruang kerjanya, Kamis (5/3).
Ia juga meminta kepada pemangku kepentingan ekonomi atau pelaku usaha dapat menyiapkan stok kebutuhan bagi masyarakat dalam jumlah banyak.
Dijelaskan kondisi ini juga membuat pemerintah dan TNI-Polri gencar melakukan operasi pasar di sejumlah toko dan kios yang ada di kota tiakur dan sekitarnya.
“Kami harap seluruh pemangku kepentingan ekonomi di MBD agar bisa menyiapkan dan menyediakan stok sembako sehingga tidak terjadi kelangkaan dan juga kemahalan,” desaknya.
Ia mengakui kalau menipisnya stok kebutuhan diakibatkan rantai pasok terputus karena cuaca ekstrim yang melanda MBD dan sekitarnya.
“Memang kondisi cuaca ekstrem ini sering terjadi setiap tahun. Harga-harga harus sesuai kondisi ekonomi di MBD. Kami harap harga barang dan semuanya normal,” pintanya.
Minta Jaga Keamanan
Pada kesempatan itu Ketua DPRD Maluku Barat Daya, Petrus A Tunai juga meminta kepada seluruh masyarakat dapat menjaga toleransi umat beragama pada bulan Ramadan 1447 H berlangsung.
“Kami harap masyarakat MBD agar sama-sama menjaga toleransi dan menghargai basudara kita yang beragama Muslim dalam melaksanakan ibadah puasa sehingga sampai pada saatnya hari raya Lebaran tidak ada hal-hal yang tidak diinginkan terjadi,” harapnya.
Untuk itu ia mengajak semua pihak sama-sama mendukung dan mensukseskan seluruh moment keagamaan ini agar suasana damai dan sejahtera senantiasa tercipta di Kabupaten MBD.
Kondisi kerukunan umat beragama di Kabupaten Maluku Barat Daya, lanjutnya tetap menjadi integritas sebagai orang bersaudara tetap dijaga.
Pasalnya setelah hari raya Lebaran nanti kita juga akan masuk pada momen adventus Paskah dan juga kebangkitan Kristus.
“Mari kita sama-sama menjaga dua momen keagamaan di MBD ini dalam suasana suka cita dan damai sejahtera,” harapnya.(S-28)