TIAKUR, Siwalima.id - Pemerintah Kabupaten Maluku Barat Daya memastikan stok beras yang tersedia saat ini sampai bulan Februari mendatang.
“Stok beras yang ada sekarang sekitar 22,9 ton. Berdasarkan analisa ketahanan pangan, beras ini dapat mencukupi sampai satu bulan kedepan,” kata Kabid Perdagangan pada Dinas Perindagkop dan UMKM MBD, ketika dikonfirmasi Siwalima di ruang kerjanya, Rabu (14/11).
Ia menjelaskan sesuai rencana pada bulan Desember 2025 beras sudah masuk melalui jalur tol laut.
Memang pada bulan Desember kemarin masuk melalui tol laut tetapi itu jatah bulan November,” ungkapnya.
Diakui stok beras yang masuk pada Desember sebenarnya masuk di bulan itu juga, tetapi karena terkendala dengan mesin, maka satu trip bulan Desember tidak dilaksanakan.
Kita pantau di lapangan khusus untuk beras yang ada totol sekitar 22,9 ton. Beras ini dapat mencukupi sampai satu bulan kedepan," terangnya.
Sesuai informasi dari pelaku usaha, pada Desember kemarin itu lanjutnya stok banyak, tetapi kebutuhan masyarakat juga meningkat.
"Waktu dekat kita rapat bersama. Sehingga kedepan ini pengguna tol laut minimal dalam satu kontener itu harus dikhususkan beras,” janjinya.
Ia menyebut beras merupakan ini salah satu komoditi pemacu inflasi. Saat ini Kapal tol laut sementara dalam pemuatan dari Surabaya dan kemungkinan 15 Januari sudah keluar.
"Jadi untuk Moa dari kuota 25 ton, itu semua terpakai ditambah 5 kontener luar jadi 30 ton. Kalau kapal sudah keluar baru manifest bisa keluar disitulah baru kita bisa mengetahui jumlah beras, gula dan lain-lain,” tambahnya.
Dia menyebut pada bulan Januari sampai Februari kapal tol laut kesulitan untuk masuk ke MBD akibat cuaca buruk dan gelombang tinggi.
Sementara untuk stok telur dan kebutuhan bahan pokok lainnya, ia memastikan masih aman.(S-28)