MASOHI, Siwalima.id - Guna menekan angka pelanggaran dan kecelakaan, puluhan Polisi Lalu-Lintas Polres Maluku Tengah menemui para sopir angkutan umum maupun pribadi dan tukang ojek pangkalan.
Kegiatan dipimpin Kanit Kamsel Satlantas Polres Malteng, Ipda Rika berlangsung di sejumlah titik di Kota Masohi, Senin (9/2).
Kegiatan dimulai dari pangkalan taxi Bambu Kuning, personel Satlantas memberikan edukasi kepada para sopir terkait pentingnya mematuhi tujuh fokus pelanggaran prioritas yang paling sering menjadi pemicu kecelakaan di jalan raya.
“Langkah ini diambil sebagai upaya preventif menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Malteng,” terang Rika.
Dikatakan dalam Operasi Keselamatan Salawaku tidak semata berorientasi pada penindakan, melainkan mengedepankan pendekatan persuasif dan edukatif kepada masyarakat.
“Kami mengingatkan masyarakat, khususnya sopir angkot, agar tertib berlalu-lintas. Keselamatan di jalan bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi juga penumpang dan pengguna jalan lainnya,” jelasnya.
Adapun tujuh pelanggaran prioritas yang menjadi target utama dalam operasi tersebut meliputi penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi atau knalpot brong, modifikasi kendaraan tidak standar.
Kemudian penggunaan sirine dan rotator pada kendaraan pribadi, TNKB atau plat nomor tidak sesuai ketentuan, angkutan barang yang disalahgunakan untuk mengangkut penumpang, kendaraan penumpang yang tidak laik jalan, serta tidak menggunakan helm dan berboncengan lebih dari satu orang.
Ia mengaku pihaknya juga mengingatkan bahwa setiap bentuk pelanggaran memiliki dasar hukum dan ancaman sanksi pidana sebagaimana diatur dalam UU Nomor: 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. “Kami harapkan sosialisasi mampu meningkatkan kesadaran masyarakat sehingga tercipta budaya tertib berlalu lintas dan menurunnya angka kecelakaan di Malteng,” tandasnya. (S-17)