AMBON, Siwalima.id - Sedikitnya 29 personel Polda Maluku menjalani tes kesehatan untuk mengikuti seleksi Sekolah Pimpinan Pertama (Sespimma) Polri.
Tes yang berlangsung Kamis (27/11), dilakukan oleh panitia daerah melalui kerja sama Biro SDM dan Bidang Dokter dan Kesehatan Polda Maluku.
Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Rositah Umasugi, dalam rilisnya menjelaskan seluruh peserta wajib menjalani rangkaian pemeriksaan kesehatan sebagai bagian dari tahapan pendidikan.
“Hari ini sebanyak 29 peserta seleksi Sespima Polri Panda Polda Maluku mengikuti pemeriksaan kesehatan,” ujar Rositah.
Dirincikan dari total peserta, tiga diantaranya merupakan personel Polwan, sementara 26 lainnya adalah Polki dari berbagai satuan kerja dan polres jajaran.
Menurutnya, pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh oleh tenaga medis Bid Dokkes. Pemeriksaan ini menjadi tahap penting untuk memastikan para peserta berada dalam kondisi prima.
Jenis pemeriksaan yang dilakukan meliputi pemeriksaan mata dan buta warna, tes darah lengkap dan urine, pemeriksaan elektrokardiogram, rontgen, pengukuran tensi dan nadi, pengukuran tinggi serta berat badan.
“Pemeriksaan kesehatan tersebut bertujuan memastikan seluruh peserta memenuhi standar kesehatan yang dipersyaratkan untuk mengikuti pendidikan Sespima Polri,” tandasnya.
Rekrutmen Bintara
Sementara itu untuk rekrutmen Bintara Brimob Polri sudah memasuki Computer Assisted Test (CAT) Psikotes Tahap I bagi 327 peserta.
Pelaksanaan ujian berlangsung Kamis (27/11) di SMA Negeri 2 Ambon, SMP Kristen Ambon dan SMP Negeri 19 Ambon, dengan II gelombang ujian pada hari yang sama.
Gelombang pertama diikuti 165 peserta pada pukul 07.30 WIT, gelombang II diikuti 162 peserta pada pukul 13.30 WIT.
“Seluruh proses berjalan lancar, aman, dan transparan, sesuai komitmen Polri mewujudkan rekrutmen yang bersih, objektif, serta bebas dari praktik KKN,” terang Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Rositah Umasugi dalam rilisnya.
Ia menjelaskan para peserta yang mengikuti CAT psikotes tahap I merupakan kandidat yang dinyatakan memenuhi syarat pada pemeriksaan kesehatan I yang digelar 24–26 November di Aula SPN Passo.
“Dari 529 peserta yang mengikuti Rikkes I, sebanyak 202 peserta dinyatakan tidak memenuhi syarat sementara 327 peserta berhasil lolos dan berhak melanjutkan ke tahap psikotes,” tandasnya.(S-25)