SIWALIMA.id > Berita
Three Lions Siap Hadapi Ujian Krusial
Online | Selasa, 23 Juni 2026 pukul 20:13 WIT

AMBON, Siwalima.id - Piala Dunia 2026 langsung menghadirkan pertandingan-pertandingan menarik sejak awal turnamen. Laga Inggris melawan Ghana di Grup L yang akan digelar di Stadion Gillette, Foxborough, menjadi salah satu pertandingan paling menarik pada Matchday 2. 

Bukan karena kedua tim memiliki kualitas yang setara, melainkan karena keduanya sama-sama mengoleksi tiga poin, memiliki kepercayaan diri tinggi, dan masih memiliki peluang besar untuk menguasai grup.

Inggris menghancurkan Kroasia dengan skor 4-2 dalam salah satu pertandingan paling menghibur di akhir pekan pembukaan turnamen. Sementara itu, Ghana meraih kemenangan tipis 1-0 atas Panama dengan cara yang tidak spektakuler namun sangat efektif. Kedua tim kini berbagi posisi puncak Grup L, dan hasil pertandingan nanti akan menentukan siapa yang mengambil kendali grup.

Bagi The Three Lions kemenangan akan memastikan tempat di Babak 32 Besar dengan satu pertandingan grup tersisa. Inggris saat ini menjadi favorit ketiga untuk menjuarai turnamen, hanya berada di belakang Prancis dan Spanyol. 

Bagi Ghana, pertandingan ini adalah kesempatan untuk membuktikan bahwa mereka memang layak menjadi salah satu dari dua tim terbaik di grup dan membungkam keraguan bahwa kemenangan atas Panama hanyalah keberuntungan. Hasil positif di sini akan menjadi pernyataan besar bagi Black Stars.

Inggris: Kane, Tuchel, dan Pernyataan Kekuatan

Inggris mencatat rekor Piala Dunia dengan 20 tembakan dari dalam kotak penalti saat mengalahkan Kroasia 4-2. Pola menyerang yang diterapkan Thomas Tuchel, yang sempat dipertanyakan selama babak kualifikasi, terjawab ketika Inggris tampil luar biasa di Dallas.

Harry Kane mencetak dua gol, termasuk sundulan keras hasil sepak pojok Declan Rice, yang membuatnya menyamai rekor 10 gol Piala Dunia milik Gary Lineker untuk Inggris. Jika mencetak gol lagi melawan Ghana, Kane akan menjadi pencetak gol terbanyak Inggris sepanjang sejarah Piala Dunia.

Namun, kisah utama bukan hanya Kane. Jude Bellingham tampil dominan sebagai gelandang serang, mencetak gol ketiga Inggris dan mengendalikan permainan di lini tengah. Marcus Rashford menambah gol keempat dari bangku cadangan. Elliot Anderson, yang menjalani debut Piala Dunia, juga tampil impresif dengan memberikan assist untuk gol Rashford.

Meski Inggris sempat terlihat rapuh di babak pertama hingga Kroasia menyamakan skor menjadi 2-2, respons mereka setelah jeda sangat meyakinkan dan menunjukkan kualitas yang jauh lebih tinggi.

Kondisi Skuad Inggris

Bukayo Saka masih bergelut dengan masalah Achilles dan kemungkinan kembali tidak menjadi starter. 

Noni Madueke diperkirakan tetap dipertahankan di sayap kanan. Declan Rice dan Marcus Rashford telah kembali berlatih penuh. 

Sementara Anthony Gordon berpeluang menjadi starter di sisi kiri. Dan Marc Guehi mungkin menggantikan Ezri Konsa di jantung pertahanan. 

Statistik yang mendukung Inggris: Harry Kane mencetak 5 gol dalam 5 pertandingan internasional terakhir. 

Inggris membuka skor lebih dulu dalam 17 dari 18 pertandingan terakhir. Kedua tim hanya sama-sama mencetak gol dalam 3 dari 17 laga terakhir Inggris. 

Perkiraan susunan pemain (4-2-3-1):

Pickford; James, Konsa, Guehi, O'Reilly; Anderson, Rice; Madueke, Bellingham, Gordon; Kane.

Ghana: Solid, Disiplin, tetapi Terbatas

Kemenangan Ghana 1-0 atas Panama berlangsung sangat ketat. Mereka hanya mencatat dua tembakan tepat sasaran sepanjang 94 menit sebelum Caleb Yirenkyi yang berusia 20 tahun mencetak gol kemenangan lewat serangan balik cepat.

Panama menguasai bola hingga 62%, sementara Ghana kesulitan menciptakan peluang di sepertiga akhir lapangan. Meski memperoleh tiga poin, cara mereka menang masih menyisakan banyak pertanyaan jelang duel yang jauh lebih berat melawan Inggris.

Kembalinya Thomas Partey

Kabar baik bagi Ghana adalah Thomas Partey diperkirakan kembali bermain. Gelandang berpengalaman tersebut sebelumnya absen saat menghadapi Panama namun kini telah diizinkan masuk ke Amerika Serikat.

Dengan 57 caps dan 15 gol untuk tim nasional, Partey memberi kualitas tambahan yang sangat dibutuhkan di lini tengah. Kehadirannya akan mengurangi beban kreatif yang selama ini banyak ditanggung Antoine Semenyo.

Masalah Cedera

Kiper utama Lawrence Ati-Zigi diragukan tampil setelah mengalami masalah fisik saat menghadapi Panama. Benjamin Asare diperkirakan akan menggantikannya.

Sementara itu, absennya Mohammed Kudus masih menjadi pukulan besar karena Ghana kehilangan pemain paling berbahaya dalam situasi transisi menyerang.

Jordan Ayew akan memimpin lini depan. Sang kapten menunjukkan etos kerja luar biasa pada laga pertama dengan mencatat tekanan intensitas tinggi terbanyak di antara seluruh penyerang turnamen pada Matchday 1.

Perkiraan susunan pemain (4-2-3-1):

Asare; Senaya, Adjetey, Opoku, Mensah; Yirenkyi, Partey; Fatawu, Sulemana, Semenyo; Ayew.

Rekor Pertemuan

Inggris dan Ghana baru pernah bertemu sekali di level senior, yaitu dalam laga persahabatan di Wembley pada Maret 2011 yang berakhir imbang 1-1.

Dengan demikian, pertandingan ini menjadi pertemuan kompetitif pertama antara kedua negara.

Fakta menarik:

-              Inggris tidak terkalahkan dalam 8 pertandingan Piala Dunia melawan tim Afrika (5 menang, 3 seri). 

-              Carlos Queiroz pernah kalah telak 2-6 dari Inggris saat melatih Iran di Piala Dunia 2022. 

-              Prestasi terbaik Ghana di Piala Dunia adalah perempat final tahun 2010. 

-              Inggris masih mengejar gelar Piala Dunia kedua sejak kemenangan bersejarah tahun 1966. 

Analisis Taktik

Inggris

Tuchel menggunakan formasi 4-2-3-1 yang dapat berubah menjadi 4-2-4 saat menyerang.

Declan Rice dan Elliot Anderson menjadi poros ganda. 

Rice bertugas menjaga keseimbangan dan mengatur bola mati. 

Anderson memberikan progresi umpan dan tekanan agresif. 

Jude Bellingham bergerak bebas sebagai nomor 10. 

Sayap Inggris sering masuk ke tengah sambil tetap mengancam dari sisi lapangan. 

Sistem ini menuntut intensitas tinggi dan sangat efektif saat melakukan pressing.

Ghana

Ghana juga bermain dengan 4-2-3-1, tetapi akan jauh lebih defensif.

Carlos Queiroz kemungkinan akan, memasang blok pertahanan rapat. Menunggu kesempatan serangan balik. Mengandalkan kecepatan Semenyo dan Sulemana di area sayap. 

Masalahnya, Inggris merupakan salah satu tim paling agresif dalam melakukan pressing dan sangat berbahaya dari situasi bola mati.

Duel Kunci Rice & Madueke vs Partey & Mensah

Pertarungan lini tengah ini bisa menentukan jalannya pertandingan. Rice sedang berada dalam performa terbaik dan memiliki kemampuan lengkap untuk mengendalikan tempo permainan. Partey memiliki pengalaman dan kekuatan fisik, tetapi pada usia 33 tahun serta baru kembali bermain, ia akan menghadapi tantangan besar menghadapi tekanan Inggris.

Jika Rice mendominasi duel ini, peluang Ghana untuk bersaing akan berkurang drastis.

Di sisi kanan serangan Inggris terdapat potensi ketimpangan terbesar. Madueke memiliki kemampuan dribel dan teknik tinggi, sementara Mensah menunjukkan performa yang tidak terlalu meyakinkan saat menghadapi Panama. Inggris kemungkinan akan terus mengeksploitasi area tersebut.

Apabila Madueke sering mendapatkan situasi satu lawan satu dan Kane terus melakukan pergerakan cerdas di belakang garis pertahanan, lini belakang Ghana bisa berada di bawah tekanan sepanjang pertandingan.(Tim Redaksi)

BERITA TERKAIT