DOBO, Siwalimanews – Sudah dua Minggu lebih aktivitas dari Program Studi Diluar Kampus Utama (PSDKU) Universitas Pattimura Kepulauan Aru tidak bisa berjalan lancar
Pasalnya, pihak PSDKU tidak mampu membayar iuran sehingga pihak PLN cabang Dobo memutus aliran listrik yang terjadi hingga saat ini.
âBenar jaringan listrik sudah putus hampir dua Minggu,â kata Kabag Umum PSDKU Aru, George Galandjindjinay ketika dikonfirmasi wartawan di ruang kerjanya, Senin (8/9).
Diaku pemutusan aliran diakibatkan tunggakan pembayaran beban listrik, pihak PLN Cabang Dobo akhirnya memutuskan jaringan listrik di kampus PSDKU Aru.
âNyaris proses perkuliahan lumpuh,â ungkapnya.
Sementara itu, Informasi yang diperoleh, pihak pengelola belum membayarkan tagihan listrik sudah kurang lebih tiga bulan sejak bulan Juni 2025.
Hal tersebut dilatarbelakangi oleh proses hibah dari Pemda Aru ke PDSKU Unpatti Aru yang sampai sekarang belum bisa diproses oleh kebijakan Bupati Aru, Timotius Kaidel.
Alasan penundaan pemberian hibah karena bupati akan meninjau kembali perjanjian kerja sama dengan Universitas Pattimura.
Bahkan Bupati Kaidel enggan bertemu dengan Rektor Unpatti Fredy Leiwakabessy.
Sementara itu Ketua DPRD Aru, Fenny Loy, saat dikonfirmasi mengatakan pihaknya sudah berupaya terus sampaikan masalah ini ke bupati agar beasiswa maupun hibah ke perguruan tinggi ini dapat diselesaikan.
âBupati tetap mau agar kita buat pansus. Pansus ini tidak serta menyelesaikan persoalan-persoalan yang terjadi,â ungkapnya.
Dikatakan, pansus bisa saja dibuat, akan tetapi yang paling penting menyelesaikan dulu persoalan hibah PSDKU maupun pembayaran utang ke perguruan tinggi lainya.
âKalau pansus dibuat tetap salah satu rekomendasinya juga adalah mendesak pemerintah daerah untuk membayar utang dan memproses penyaluran hibah ke PDSKU,â tandasnya.
Di tempat terpisah, Ketua Komisi III DRPD Aru, Stefen Irmuply mengaku masalah PSDKU tergantung bupati.
âSemua ini tergantung Timo (Bupati Aru) sajaâ ujarnya.
Sementara berdasarkan pantauan Siwalima di kampus PSDKU Aru, terlihat aktivitas perkuliahan, pelayanan administrasi, hingga kegiatan praktikum mahasiswa menjadi tidak bisa jalan.
Selain itu, pemadaman ini juga berdampak pada kelancaran berbagai fasilitas penunjang, seperti jaringan internet, laboratorium, dan kegiatan organisasi kemahasiswaan. (S-11)