AMBON, Siwalima.id - Pemerintah Kota Ambon telah mempersiapkan uang saku sebesar Rp 1 juta bagi jemaah calon haji yang akan diberangkatkan ke tanah suci tahun 2026.
Walikota Ambon, Bodewin Wattimena memastikan urusan pelayanan masyarakat tidak boleh dijadikan alasan untuk berhenti bekerja. Karena itu, seluruh kebutuhan jamaah haji tetap menjadi perhatian serius pemerintah kota.
“Pemerintah kota punya tanggung jawab memfasilitasi jamaah haji. Mulai dari pemeriksaan kesehatan gratis, manasik haji, sampai uang saku,” jelas Wattimena kepada Siwalima di Balai Kota, Selasa (28/4).
Ia menyebut efisiensi anggaran yang dilakukan pemerintah pusat bukan hambatan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Pemerintah tetap mampu menyesuaikan kebutuhan anggaran tanpa mengorbankan kepentingan warga.
“Walaupun efisiensi, tidak ada masalah. Kita tetap jalan,” katanya.
Wattimena mengungkapkan, semula Pemkot Ambon memperkirakan jumlah jamaah calon haji sekitar 300 orang. Namun data terbaru menunjukkan jumlah tersebut melonjak menjadi lebih dari 400 orang.
“Kemarin target 300 lebih, sekarang 400 jamaah lebih. Tidak masalah, kita lakukan penyesuaian dan itu sudah dilakukan,” janjinya.
Ia juga memastikan seluruh calon jamaah tetap menerima bantuan uang saku sebesar Rp 1 juta per orang tanpa pengecualian.
“Kita siap berikan uang saku kepada masing-masing calon jamaah 1 juta per orang,” tandasnya.
Wattimena menambahkan, dukungan terhadap calon jamaah bukan sekadar bantuan perjalanan, tetapi bagian dari investasi pembangunan manusia dan pembinaan spiritual masyarakat Kota Ambon. “Ini bagian dari upaya bersama meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kota Ambon,” tandasnya.(Mg-1)