SIWALIMA.id > Berita
Walikota Minta ASN Pahami Keterbatasan Keuangan Daerah
Online | Selasa, 31 Maret 2026 pukul 15:54 WIT

AMBON, Siwalima.id - Walikota Ambon, Bodewin Wattimena, minta ASN di lingkup Pemerintah Kota Ambon, untuk memahami kondisi keuangan daerah yang saat ini tengah mengalami keterbatasan.

Pasalnya, keterlambatan pembayaran TPP maupun Tunjangan Risiko Kerja (TRK) dimungkinkan terjadi akibat prioritas penggunaan anggaran, termasuk untuk pembayaran THR.

“Kalau TPP kita kurangi atau terlambat, itu tidak apa-apa. Begitu juga TRK, kalau terlambat tidak masalah. Yang penting kita semua bisa memahami kondisi yang ada,” ucap walikota kepada Siwalima.id di Balai Kota, Selasa (31/3).

Menurut walikota, pembayaran THR tahun ini, tidak lagi sepenuhnya didukung oleh transfer dari pemerintah pusat, sehingga pemerintah daerah harus mengandalkan kemampuan APBD.

“Untuk bayar THR, kita harus kumpul anggaran sedikit demi sedikit sampai bisa dibayarkan. Total THR ASN itu sekitar Rp33 miliar,” beber walikota.

Akibatnya kata walikota, sejumlah kewajiban lain termasuk pembayaran utang daerah, belum dapat direalisasikan, karena anggaran telah difokuskan untuk memenuhi THR.

“Kita mau bayar utang kemarin juga belum bisa, karena anggaran sudah terpakai untuk THR,” tandas walikota.

Meski demikian, walikota menegaskan, kondisi tersebut tidak perlu disikapi dengan keluhan berlebihan, sebab ia bersama wawali, seko dan pimpinan OPD juga memilih untuk tetap fokus bekerja.

“Kita semua sedang dalam tantangan. Saya tidak mengeluh, begitu juga ibu wawali, sekot dan pimpinan OPD. Jadi ASN juga harus mengerti,” punta walikota.

Walikota mengajak seluruh ASN untuk tetap semangat menjalankan tugas dan menghadapi kondisi ini secara bersama-sama.

“Mari kita jalani bersama kesulitan ini. Dunia belum kiamat. Kalau keadaan membaik, semuanya akan kembali normal,” ucap walikota.

Walikota juga mengingatkan, agar ASN tidak meluapkan keluhan di media sosial. Pengelolaan kewajiban keuangan, akan dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan anggaran yang tersedia.

“Mengeluh boleh, tapi jangan curhat di media sosial. kita akan bayar perlahan-lahan sesuai bulan berjalan,” janji walikota. (Mg-1)

BERITA TERKAIT