WALIKOTA Ambon, Bodewin Wattimena, memberikan apresiasi tinggi terhadap penyelenggaraan turnamen Liga Antar Kampung Soekarno Cup U-17 2026 Zona Pulau Ambon yang resmi dibuka di Lapangan Sepak Bola, Kodaeral IX Ambon, Sabtu (16/5).
Menurut Bodewin, kompetisi ini sangat positif dan strategis, karena menjadi sarana utama untuk menjaring serta menemukan bibit bibit unggul muda berbakat, khususnya yang berasal dari Kota Ambon.
“Turnamen ini sangat bagus. Dengan kegiatan seperti ini, kita bisa mendapatkan bibit-bibit unggul muda dari Kota Ambon khususnya. Kita ingin melihat mereka tampilkan permainan terbaik,” tegas Bodewin.
Ia menaruh harapan besar talenta-talenta yang bersinar dalam ajang ini akan menjadi andalan di tingkat yang lebih tinggi. Bodewin berkeyakinan peserta terbaik dari turnamen ini berpeluang besar dipanggil memperkuat Tim Maluku untuk berkompetisi di kancah nasional.
“Mungkin saja dari sini, anak anak kita dari Ambon ada yang terpilih bergabung menjadi Tim Maluku dan mewakili provinsi ini di ajang tingkat nasional nanti,” ujarnya.
Pihaknya juga mendorong semakin banyak pihak yang tergerak menyelenggarakan event serupa. Bagi Bodewin, turnamen seperti Soekarno Cup adalah bentuk dukungan nyata dalam regenerasi olahraga sekaligus pemberian ruang pengembangan diri bagi generasi muda.
“Harapan kita, banyak pihak tertarik mengadakan turnamen serupa. Ini sama artinya kita berikan ruang kepada anak anak muda Kota Ambon untuk mengembangkan minat dan bakat mereka,” pungkasnya.
Turnamen Futsal
Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Ambon, Rustam Simanjuntak, resmi membuka Turnamen Futsal Pemuda Urmessing di Lapangan Futsal Tantui, Sabtu (16/5) malam.
Mengusung tema “Pemuda Sehat, Pemuda Maju”, kegiatan ini menjadi sarana strategis pembentukan karakter generasi muda agar sehat fisik, kuat mental, cerdas, dan berprestasi.
Mewakili Walikota Ambon, Rustam menilai kegiatan ini sebagai bukti kepedulian pemuda dalam menciptakan ruang positif, sekaligus menjadi teladan bagi komunitas lain. Ia menegaskan, olahraga bukan sekadar soal kemenangan, melainkan sarana utama menanamkan disiplin, kerja keras, tanggung jawab, kerjasama, serta etika menerima hasil pertandingan.
“Dalam futsal, keberhasilan tak bisa diraih sendiri. Butuh kekompakan, komunikasi, dan kepercayaan. Nilai inilah yang sangat dibutuhkan dalam bermasyarakat dan membangun kota,” tegas Rustam.
Pemerintah Kota Ambon tegas mendukung penuh kegiatan kepemudaan. Menurut Rustam, investasi terbesar pembangunan bukan gedung, melainkan sumber daya manusia berkualitas. “Persaingan di lapangan jangan jadi bibit permusuhan, tapi pengikat persaudaraan dan persatuan,” ujarnya berpesan.(S-30)