AMBON, Siwalima.id - Sebanyak 72 tim dari berbagai desa dan negeri di Maluku dipastikan akan mengambil bagian dalam turnamen sepakbola Soekarno Cup yang digagas PDIP Maluku.
Ketua panitia pelaksana, Alhidayat Wadjo menjelaskan, puluhan tim yang mendaftar dalam turnamen ini, terbagi dalam empat zona pertandingan.
Empat Zona tersebut yakni, Maluku Tengah 24 tim, Kota Ambon-Lease 16 tim, Seram Bagian Barat 16 tim dan Seram Bagian Timur 16 tim.
“Pertandingan direncanakan dihelat pada 16 Mei secara serentak,” ucap Alhidayat kepada wartawan di Sekretariat DPD PDIP Maluku, Jumat (8/5).
Menurutnya, Soekarno Cup menjadi wadah bagi talenta-talenta muda sepak bola Maluku untuk menunjukkan kemampuan mereka, sekaligus menjaring bibit potensial yang nantinya dipersiapkan ke level lebih tinggi.
Turnamen ini, dikhususkan bagi pemain kategori U-17 dengan komposisi 25 pemain dalam satu tim dan tambahan lima pemain kategori senior U-22.
“Dalam pertandingan hanya tiga pemain senior yang bisa dimainkan. Sistem pertandingan menggunakan sistem gugur,” jelas Alhidayat.
Untuk lokasi pertandingan lanjut Alhidayat, di zona Maluku Tengah akan berlangsung di Lapangan Polres Malteng, Seram Bagian Barat di Lapangan Kairatu, Seram Bagian Timur di Lapangan Bula Air dan Ambon-Lease di Lapangan Kodaeral IX Halong, Kota Ambon.
“Masing-masing zona akan memperebutkan piala, bonus plus seleksi untuk masuk dalam tim yang nantinya berangkat mewakili Maluku di turnamen Soekarno Cup putaran nasional di Surabaya, Jawa Timur nanti,” ucap Alhidayat.
Ditempat yang sama Ketua PDIP Maluku, Benhur G Watubun menegaskan, pelaksanaan Soekarno Cup merupakan bagian dari upaya pembinaan generasi muda Maluku di bidang olahraga, khususnya sepak bola.
“Kita punya harapan besar anak-anak Maluku punya prestasi gemilang di sepak bola. Makanya, PDIP lewat instruksi DPP membuka turnamen yang skemanya dibuat dengan pertandingan antar kampung. Di sini akan ada tim scouting untuk menyeleksi anak-anak kita,” ucap Benhur.
Ia berharap, kegiatan tersebut mampu mendorong seluruh elemen masyarakat untuk menghadirkan aktivitas positif bagi generasi muda di tengah berbagai tantangan sosial saat ini.
Senada dengan Benhur, Sekretaris DPD PDIP Nancy Purmiasa juga menyinggung pelaksanaan Soekarno Cup U-17 yang digagas partainya sebagai bagian dari pendekatan ideologi kepada generasi muda.
“Anak-anak muda Gen Z hari ini tidak bisa diajarkan Pancasila dengan teori. Jadi turnamen ini adalah salah satu cara praktis mendekatkan anak-anak muda dengan Pancasila yang diajarkan oleh Soekarno,” tandas Nancy.(S-26)