AMBON, Siwalimanews –Â Tim Maluku yang turun di KeÂjuaraan Atletik Antar Sentra PembiÂnaan Olahraga Berprestasi Nasional (SPOBNAS) yang berlangsung di SeÂmarang Jawa Tengah kembali deÂngan hasil positif.
Dua medali emas berhasil dibawa pulang oleh Girsha Imanuela SaiÂmima (lari 100 m dan 200 m), seÂdangkan tiga atlet lain belum berÂhasil menyumbang medali.
Kedatangan tim di Bandara PattiÂmura Ambon disambut Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, bersama pengÂurus KONI Maluku, Selasa (21/10).
Gubernur Hendrik Lewerissa meÂnyebut capaian 2 medali emas pada kejuaraan atletik Popnas merupakan suatu kebanggaan bagi Maluku di tengah persoalan menurunnya presÂtasi olahraga beberapa tahun terakhir.
Capaian tersebut katanya menjadi bukti prestasi olahraga Maluku dapat bangkit jika mendapatkan perhatian serius dari Pemda dan stakeholder olahraga lainnya.
âSebagai gubernur, saya hadir menjemput atlet berprestasi ini kaÂrena bangga mereka telah mengÂharumkan nama Maluku. Walaupun dua medali emas tetapi ini bukti bahÂwa prestasi olahraga Maluku mulai bangkit,â ucapnya kepada wartawan di Bandara Pattimura, Selasa (21/10).
Disaat yang bersamaan dari arena PON Beladiri di Kudus, Jawa TeÂngah, Maluku juga telah berhasil menÂdapatkan dua medali emas dari cabor kempo disamping beberapa cabor yang masih terus bertanding.
Menurutnya upaya Pemprov daÂlam memberikan dukungan terhadap atlet sejalan dengan salah satu poin dalam. Sapta Cipta yakni peningÂkatan prestasi olahraga.
âSaya optimis prestasi olahraga Maluku perlahan-lahan namun pasti upaya kita untuk meningkatkan prestasi olahraga akan terwujud,â katanya.
Ia pun meminta dukungan dari semua elemen masyarakat termasuk orang tua atlet sehingga kedepan prestasi olahraga dapat meningkatÂkan seperti yang dicita-citakan.
Enam Medali dari PON
Sementara itu atlet Maluku yang dikirim mengikuti PON Beladiri 2025 yang berlangsung di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah prestasinya tidak kalah mentereng.
Kontingen maluku berhasil memÂbawa pulang medali dari cabor Kempo dan Pencak Silat. Cabor Kempo menyumbangkan 3 medali emas dan 1 perunggu dan 2 medali perunggu di Cabor Pencak Silat.
Medali emas ketiga ini diraih oleh atlet Kempo Maluku Thomas Marsel Murehuwei yang turun di kelas Rondori Putra 55 kg. Marsel sukses menumbangkan lawanya Achmad Djildan dari Provinsi Sulawesi Utara dengan poin mutlak 5 : 0.
Sebelum melaju ke final, Marsel mengalahkan lawannya Muhammad Idris (Sulsel) dengan kemenangan mutlak 5 : 0 di semifinal.
Dengan perolehan medali emas ketiga di Cabor Kempo, Kontingen Maluku sampai saat ini sukses mendulang enam medali di PON Beladiri 2025.
Sehari sebelumnya, di kelas 70 kg dan 50 kg, atlet Kempo Maluku juga menyabet medali emas lewat atlet Marfhines Rumauru Saamena dan Mira Nayo Haikutty yang turun di kelas 50 kg Randori Putri.
Sementara medali perunggu diraih oleh atlet Kempo atas nama Sifra Stien Sasabone yang bermain di Randori Putri kelas 70 kg.
Manajer Tim Kempo Maluku, MinÂsen Tenine kepada media menjeÂlaskan, perjuangan kontingen MaÂluku khususnya untuk Cabor Kempo merupakan berkah yang patut disyukuri, karena apa yang diraih saat ini tidak pernah dibayangkan sebelumnya.
âPuji Tuhan hasil 3 medali emas dan 1 medali perunggu cukup memÂbanggakan. Kami datang dengan keÂpercayan diri yang tinggi meskipun dari sisi kesiapan cukup terbatas,â terangnya.
Ia menambahkan dari 9 atlet KemÂpo yang ikut dalam ajang bergengsi ini, Kontingen Maluku patut berbagga karena pulang dengan memboyong 4 medali.
Ditambahkan Cabor Karate dan Wushu akan bertanding pada 22 Oktober nanti. (S-20/S-27)