AMBON, Siwalimanews – Badan Eksekutif Mahasiswa Nusantara Daerah Maluku, mendorong adanya pemerataan APBN melalui kunjungan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ke Maluku.
Koordinator BEM Nusantara Daerah Maluku Adam R Rahantan, menyambut baik dan mendukung kunjungan kerja Wapres ke Maluku pada 14-15 Oktober nanti.
Adam menilai, kunjungan Wapres ini sebagai bentuk nyata kehadiran dan keberpihakan negara terhadap kondisi Maluku dan menjadi momentum penting dalam memperkuat arah kebijakan pembangunan nasional yang inklusif dan berkeadilan bagi wilayah timur Indonesia.
“Kehadiran Wapres di Maluku bukan sekadar agenda seremonial, tapi tindakan konkret pempus untuk mendengar denyut nadi kehidupan masyarakat Maluku yang selama ini masih menghadapi ketimpangan pembangunan, keterbatasan infrastruktur dan tantangan ekonomi di wilayah kepulauan,” tandas Adam kepada Siwalimanews melalui telepon selulernya, Senin (13/10).
Menurut Adam, kehadiran Wapres tidak boleh hanya datang untuk mendengar dan melihat kondisi problematika yang selama ini menjadi keresahan masyarakat, tetapi harus diikuti dengan tindakan, termasuk adanya pemerataan program-program dalam APBN ke Maluku.
Pasalnya, selama ini distribusi program dalam APBN masih terpusat di wilayah barat Indonesia, sementara kawasan timur belum mendapatkan manfaat signifikan dari APBN.
Untuk mempercepat pembangunan kawasan timur Indonesia termasuk Maluku, maka sangat penting adanya keadilan fiskal dan pemerataan anggaran, sehingga daerah-daerah seperti Maluku dapat bangkit dan sejajar dengan provinsi lain.
“Pemerataan APBN adalah keharusan moral dan politik negara. Maluku membutuhkan perhatian lebih karena tantangan geografis kami berbeda dengan daerah lain. Transportasi antar pulau, akses pendidikan, kesehatan dan infrastruktur dasar membutuhkan dukungan anggaran yang memadai. Fakta Maluku ini yang harus mendapat perhatian serius pempus melalui kedatangan Wapres,” tegas Adam.
Disisi lain, BEM Nusantara Maluku juga mengajak seluruh elemen masyarakat, mahasiswa, organisasi kepemudaan, serta tokoh agama dan tokoh adat untuk menyambut kunjungan Wapres dengan sikap positif dan penuh tanggung jawab.
Adam menekankan, pentingnya kamtibmas selama kunjungan Wapres sebagai bentuk dukungan terhadap terciptanya suasana kondusif di bumi Maluku.
“BEM Nusantara Maluku berkomitmen untuk terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam mengawal kebijakan pembangunan di wilayah timur, khususnya di Maluku,” tandas Adam.
Ia berharap, dengan semangat dari Maluku untuk Indonesia, mahasiswa siap berperan aktif sebagai jembatan aspirasi rakyat menuju Indonesia Emas 2045 dan menujuh cita-cita bangsa.
“Kita juga berharap kunjungan Wapres mampu membuka ruang dialog yang konstruktif agar kebijakan pempus nanti juga benar-benar berpihak kepada kepentingan rakyat Maluku,” harap Adam.(S-20)