AMBON, Siwalima.id - Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, kembali menunjuk Benhur George Watubun, untuk memimpin partai berlambang banteng kekar moncong putih, periode 2025-2030.
Nantinya Ketua DPRD Maluku ini dibantu oleh Nancy Purmiasa sebagai Sekretaris dan Bendahara, Andreas JW Taborat.
Ketiganya bersama 22 pengurus lain, dilantik dalam Konferensi Daerah VI dan Konferensi Cabang Gabungan DPC PDI Perjuangan Kota Ambon, Kabupaten Maluku Tengah dan Kabupaten Seram Bagian Barat, oleh Sekretaris Jenderal DPP Hasto Kristiyanto, di Hotel Santika Premiere, Ambon, Minggu (2/11).
Dalam sambutannya, Hasto menegaskan, pelantikan pengurus DPD PDI Perjuangan Maluku bukan hanya seremoni organisasi, tetapi momentum konsolidasi dan pembuktian ideologis bagi seluruh kader partai.
“Pelantikan ini menjadi simbol tanggung jawab ideologis. Kader PDI Perjuangan harus bekerja dengan hati, turun ke bawah dan menyatu bersama rakyat,” tegas Hasto.
Ia memuji semangat dan loyalitas kader di Maluku yang dinilai tetap teguh di bawah bimbingan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.
“Saya menyaksikan semangat luar biasa dari kader Maluku. Inilah kekuatan PDI Perjuangan, solid, disiplin dan berakar kuat di tengah rakyat,” ujarnya.
Usai pelantikan, Benhur Watubun menyampaikan pidato politik perdana di hadapan peserta konferensi.
Ia mengawali dengan ucapan syukur dan apresiasi kepada seluruh jajaran DPP yang telah memberikan kepercayaan kepadanya untuk memimpin partai di Maluku.
“Kami dan 24 fungsionaris DPD baru saja diambil sumpah dan janji jabatan. Ini bukan sekadar kepercayaan, tapi tanggung jawab besar untuk membesarkan partai. Terima kasih kepada Ibu Megawati Soekarnoputri, Bapak Sekjen Hasto Kristiyanto dan seluruh jajaran DPP yang telah mempercayakan amanah ini,” ujarnya.
Benhur berjanji pada masa jabatan ini akan dia gunakan untuk bekerja keras dan cerdas dalam memperkuat struktur partai hingga ke akar rumput.
“Mulai besok kita tidak boleh banyak bicara. Yang kita bicarakan adalah kerja nyata. Kalau saat ini kita punya delapan kursi, maka 2029 kita harus raih sembilan sampai sepuluh kursi,” tegasnya disambut tepuk tangan peserta konferensi.
Benhur juga mengingatkan pentingnya soliditas, kedisiplinan dan integritas dalam mengelola partai. Ia memastikan jajaran pengurus yang dipimpinnya, tidak boleh menjadi “raja-raja kecil” di daerah.
Dia pun menyampaikan tiga pesan penting kepada seluruh jajaran kader dan pengurus DPD-DPC se-Maluku: jaga persatuan, hindari penyimpangan, dan perkuat rasa kekeluargaan.
Pentingnya transparansi keuangan partai, juga jadi sorotan Benhur yang berjanji akan menjalankan roda organisasi sesuai sistim yang berlaku.
“Jangan jadi Ketua DPD yang juga bertindak seperti bendahara. Manajemen partai harus dijalankan dengan sistem, bukan dengan kekuasaan. Semua pengurus harus transparan dan disiplin,” ucapnya.
Di bagian akhir pidatonya, Benhur menyerukan agar seluruh kader PDI Perjuangan Maluku bersiap menghadapi agenda politik mendatang.
“Kita harus berpikir bagaimana memenangkan pertarungan di 2029 dan 2030. Jangan takut, tetap solid, terus bekerja dan jangan berhenti menyatu dengan rakyat Maluku,” pungkas Benhur dengan penuh semangat. (S-26)