SIWALIMA.id > Berita
Cuaca Ekstrem, Sejumlah Kejadian Longsor dan Pohon Tumbang Terjadi di Ambon
Online | Sabtu, 9 Mei 2026 pukul 14:58 WIT

AMBON, Siwalima.id - BPBD Kota Ambon mencatat, sejumlah kejadian bencana di wilayah Kota Ambon, akibat intensitas curah hujan sedang hingga lebat yang terjadi pada, Jumat (8/5).

Kepala  BPBD Kota Ambon, Frits Tatipikalawan menjelaskan, laporan yang diterima Pusdalops, mencakup kejadian tanah longsor, pohon tumbang, hingga ancaman longsor di sejumlah wilayah di Kota Ambon.

Salah satu kejadian tanah longsor terjadi di kawasan Lembah Argo, RT 060/013, Desa Passo, Kecamatan Baguala pada, Jumat (8/5) sekitar pukul 04.00 WIT. Longsor mengakibatkan kerusakan ringan pada bagian dapur dan kamar mandi rumah milik keluarga Dominggus Anthony.

Selain itu, cuaca ekstrem juga menyebabkan pohon durian tumbang di Jalan Wolter Monginsidi, Kelurahan Lateri, Kecamatan Sirimau sekitar pukul 08.00 WIT. Pohon tersebut menimpa bagian belakang rumah milik keluarga Alan Adriaansz, sehingga menyebabkan kerusakan sedang pada dapur, kamar mandi, dan ruang makan.

BPBD juga menerima laporan ancaman longsor di kawasan Batu Gajah, Kelurahan Batu Meja, Kecamatan Sirimau akibat tingginya intensitas hujan. Ancaman serupa terjadi di Lorong Tebok, Galunggung, Negeri Batu Merah serta di belakang Gedung SD Muhammadiyah 2 Ambon di Desa Waiheru, Kecamatan Teluk Ambon.

Kejadian longsor lainnya dilaporkan terjadi di kawasan Skip Dalam, Kelurahan Batu Meja, Kecamatan Sirimau pada pukul 03.00 WIT. Material longsor merusak bagian belakang rumah milik keluarga Lerry Patiasina dengan kategori rusak ringan.

Sementara itu, longsor yang cukup parah terjadi di kawasan BTN Gadihu Residence, Jalan Ahuru No.2, Negeri Batu Merah, Kecamatan Sirimau sekitar pukul 15.30 WIT. Longsor di kompleks perumahan warga tersebut mengakibatkan dua unit rumah mengalami rusak berat, tiga unit rusak sedang, serta tiga unit rusak ringan.

Berdasarkan informasi peringatan dini cuaca dari BMKG, wilayah Kota Ambon masih berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat, petir, dan angin kencang di sejumlah kecamatan seperti Sirimau, Baguala, Nusaniwe, Teluk Ambon, dan Leitimur Selatan.

“Dihimbau kepada masyarakat Kota Ambon agar tetap waspada karena kondisi cuaca dapat berubah sewaktu-waktu,” himbau Frits.

Berdasarkan data BPBD kata Frits, mencatat sebanyak 53 jiwa terdampak dan mengungsi akibat bencana tersebut. Kerusakan yang terjadi meliputi dua unit rumah rusak berat, empat unit rusak sedang, dua unit rusak ringan, serta tujuh unit rumah terancam. Infrastruktur jalan di kawasan BTN Gadihu Residence juga turut terdampak.

Dalam penanganan bencana, BPBD Kota Ambon melakukan diseminasi informasi melalui media sosial, koordinasi dengan BMKG terkait prakiraan cuaca dan peringatan dini, serta meninjau langsung lokasi bencana untuk menyalurkan bantuan logistik kepada warga terdampak.

“BPBD juga berencana mendirikan tenda pengungsian bagi warga terdampak longsor di BTN Gadihu Residence yang sementara mengungsi di rumah keluarga dan tetangga terdekat. Selain itu, kebutuhan makanan bagi korban pengungsi akan dibantu oleh Dinas Sosial Kota Ambon,” ujar Frits.

Berdasarkan prakiraan cuaca lanjut Frits, kondisi cuaca di Kota Ambon masih didominasi hujan ringan dengan suhu berkisar 24-28 derajat celsius, kecepatan angin 15 kilometer per jam, serta kelembapan udara mencapai 89-96 persen.(S-30)

BERITA TERKAIT