SIWALIMA.id > Berita
Dinkes Ajak Warga Manfaatkan Program CKG
Online | Jumat, 5 Juni 2026 pukul 19:23 WIT

AMBON, Siwalima.id - Dinas Kesehatan Kota Ambon, terus mendorong masyarakat untuk memanfaatkan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG).

Hal ini, sebagai upaya pemerintah meningkatkan kesadaran dan partisipasi warga dalam menjaga kesehatan melalui pemeriksaan rutin.

Selain itu, program tersebut bertujuan mempermudah akses masyarakat terhadap layanan pemeriksaan kesehatan, sekaligus mendukung deteksi dini berbagai penyakit.

“Layanan CKG dapat dimanfaatkan oleh seluruh warga Kota Ambon dari berbagai kelompok usia, mulai dari bayi baru lahir hingga lanjut usia,” ucap Kadis Kesehatan Kota Ambon Johan Norimarna, kepada Siwalima.id melalui telepon selulernya, Jumat (5/6).

Untuk bayi baru lahir kata Norimarna, pemeriksaan meliputi deteksi dini hormon tiroid, pemeriksaan penyakit jantung bawaan, serta skrining pertumbuhan anak.

Sementara bagi balita dan anak pra sekolah, tersedia skrining tuberkulosis (TB), pemeriksaan pendengaran dan penglihatan, pemeriksaan kesehatan gigi, skrining thalasemia bila diperlukan, serta deteksi dini diabetes melitus.

“Pada kelompok remaja dan dewasa, layanan mencakup pemeriksaan tekanan darah, kadar gula darah dan kolesterol, pemantauan risiko penyakit kardiovaskular, pemeriksaan fungsi paru untuk mendeteksi TB dan PPOK, hingga deteksi dini kanker payudara, kanker leher rahim, kanker paru, dan kanker usus,” rinci Norimarna.

Sedangkan bagi lansia lanjut dia, pemeriksaan meliputi fungsi pendengaran dan penglihatan, kesehatan jiwa, evaluasi fungsi hati, serta pemeriksaan kesehatan jantung dan pembuluh darah. Semua layanan tersebut diberikan secara gratis di seluruh puskesmas yang ada di Kota Ambon.

Terkait mekanisme pendaftaran, Norimarna menjelaskan, masyarakat yang telah memiliki aplikasi Satu Sehat dapat mendaftar dan memperoleh tiket pemeriksaan melalui aplikasi tersebut. Namun, warga yang belum memiliki akses atau mengalami kesulitan menggunakan aplikasi tetap dapat mendaftar langsung di puskesmas.

“Masyarakat cukup membawa KTP atau NIK. Petugas puskesmas akan membantu proses pendaftaran melalui aplikasi Sehat Indonesiaku (ASIK) menggunakan perangkat yang tersedia di puskesmas. Jadi tidak ada alasan untuk tidak memanfaatkan layanan ini karena seluruh masyarakat tetap bisa mengaksesnya,” tandas Norimarna.

Menurutnya, Dinas Kesehatan Kota Ambon menargetkan, peningkatan partisipasi masyarakat dalam program tersebut sejalan dengan target nasional tahun 2026 yakni sebesar 46 persen dari jumlah penduduk Kota Ambon yang mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis.

Pemkot Ambon berharap, melalui program ini masyarakat semakin sadar akan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala, menerapkan pola hidup sehat, serta mampu mencegah berbagai penyakit melalui deteksi dini.

“Harapan kami, kualitas hidup masyarakat Kota Ambon semakin baik, risiko penyakit dapat ditekan, dan budaya hidup sehat semakin tumbuh di tengah masyarakat melalui pendekatan promotif dan preventif yang terus dilakukan,” jelas Norimarna.(S-30)

BERITA TERKAIT