SIWALIMA.id > Berita
RSUD Bula Jalankan Program Sesuai RPJMD
Online | Jumat, 5 Juni 2026 pukul 17:51 WIT

BULA, Siwalima.id – Plt Direktur RSUD Bula, Deny Suryana, mengaku, rumah sakit yang dipimpinnya ini terus menjalankan program pembangunan kesehatan yang selaras dengan RPJMD dan Renstra Kabupaten Seram Bagian Timur.

Program tersebut, khususnya dalam peningkatan pelayanan spesialistik kepada masyarakat. Salah satu capaian penting adalah, penambahan tenaga dokter spesialis. 

“Saat ini di RSUD Bula telah memiliki dokter spesialis penyakit dalam dan direncanakan pada Juli 2026 akan diperkuat dengan tambahan dokter spesialis anak dan spesialis mata. Kehadiran tenaga spesialis tersebut, diharapkan semakin mendekatkan pelayanan kesehatan berkualitas kepada masyarakat tanpa harus keluar daerah,” tulis Deny dalam rilisnya yang diterima redaksi Siwalima.id, Jumat. (5/6)

Deny mengaku, di bidang pengembangan layanan,  RSUD Bula juga berhasil menyerap bantuan alat kesehatan berupa mamografi dan cathlab (kateterisasi jantung) yang direncanakan disalurkan pada tahun ini juga. 

Kehadiran kedua layanan tersebut, akan memudahkan masyarakat SBT dalam deteksi dini kanker payudara serta penanganan penyakit jantung secara lebih cepat dan efektif. 

“Selain itu, RSUD Bula saat ini sedang mempersiapkan kerja sama operasional (KSO) penyediaan oksigen guna menjamin ketersediaan oksigen medis secara berkelanjutan dan meningkatkan mutu pelayanan rumah sakit,” jelas Deny 

Pada bidang kemasyarakatan, Deny menyebut, RSUD Bula terus memperkuat kolaborasi lintas sektor, dimana bersama Dinas Sosial, pihaknya membantu pengaktifan dan pendaftaran BPJS Kesehatan bagi masyarakat. 

Selain itu, bersama Kementerian Agama, RSUD Bula juga melaksanakan program khatam Al-Qur'an dan kunjungan doa bagi pasien. Sementara dengan Disdukcapil pihaknya memfasilitasi penerbitan Kartu Keluarga dan dokumen kependudukan bagi bayi yang baru lahir.

Sebagai bentuk kepedulian sosial, pada momentum Idul Adha 1447 H, manajemen dan staf RSUD Bula telah melaksanakan penyembelihan dua ekor hewan kurban yang dagingnya dibagikan kepada pasien, keluarga pasien, dan masyarakat sekitar rumah sakit 

"Meski demikian, RSUD Bula masih menghadapi sejumlah permasalahan prioritas yang membutuhkan dukungan pemerintah daerah dan DPRD,” tandas Deny. 

Salah permasalahan kata Deny yakni, keterbatasan armada ambulans, dimana saat ini RSUD Bula hanya memiliki satu unit ambulans yang layak operasional, sementara kebutuhan rujukan pasien terus meningkat. 

Kondisi tersebut, bahkan telah menjadi perhatian BPJS Kesehatan yang meminta agar pasien rujukan menggunakan ambulans sesuai standar pelayanan. Selain kebutuhan ambulans, RSUD Bula juga memerlukan pembangunan selasar penghubung untuk mengaktifkan Gedung KRIS yang telah selesai dibangun. 

Fasilitas tersebut sangat penting agar rumah sakit dapat memindahkan pelayanan bedah dari ruangan lama yang saat ini dinilai sudah tidak layak digunakan dan meningkatkan kenyamanan serta keselamatan pasien.

“Manajemen RSUD Bula berharap berbagai capaian yang telah diraih dapat terus ditingkatkan, sekaligus mendapatkan dukungan dari pemda dan DPRD dalam menyelesaikan berbagai kebutuhan prioritas demi terwujudnya pelayanan kesehatan yang lebih baik bagi masyarakat,” harap Deny.(S-27)

BERITA TERKAIT