BULA, Siwalima.id - Dinas Pertanian Kabupaten Seram Bagian Timur mendukung swasembada pangan nasional di kabupaten tersebut, sebagaimana Asta Cita Presiden dalam rangka mewujudkan ketahanan pangan.
Dukungan itu dibuktikan dengan Distan SBT bersama kelompok Tani di Desa Waisamet melakukan penanaman padi di sawah seluas 40 hektar, Kamis (9/4).
Plt Kadis Pertanian SBT, M Sofyan Waraiya menjelaskan, pihaknya menargetkan penanaman padi pada swah seluas 70 hektar di Waisamet dan kini baru dilakukan penanaman pada lahan seluas 40 hektar.
“Insya Allah di minggu berikut kita akan lanjutkan lagi, sehingga target kami tahun ini di Desa Waesamet bisa ditanam 70 hektar. Ini tentu dalam rangka mendukung swasembada pangan nasional,” jelas Sofyan kepada Siwalima.id di Bula, Jumat (10/4).
Ia mengaku, penamaan padi ini turut terlibat langsung beberapa stakeholder diantaranya, penyuluh pertanian, Bhabinkamtibmas, Babinsa, kepala desa, kelompok Tani.
Kolaborasi ini berjalan baik, sehingga target kita di Gerakan Tanam Padi Masa Tanam Kedua (MT II) ini memenuhi 70 Hektar dari tahun sebelumnya yang hanya menaman 50 hektar.
“di Desa Waisamet kali ini juga pemerintah pusat salurkan beberapa bantuan yang mendorong untuk peningkatan produksi diantaranya adalah perbaikan Irigasi 3 unit yang dikelola langsung oleh petani. Kemudian Irigasi Perpompaan 3 unit juga dikelola oleh petani sendiri,” ujarnya.
Menurutnya, dengan pola intensifikasi diharapkan sarana produksinya juga lengkap, sehingga produksi dapat ditingkatkan dari tahun sebelumnya, begitupun perluasan areal tanam akan ditingkatkan dengan kegiatan optimalisasi lahan.
"Saat ini dinas pertanian telah membantu kurang lebih 5000 karung beras kemasan untuk mendukung produktivitas pada Desa Waesamet. Selain itu, Distan juga membantu sarana produksi berupa obat-obatan dan pupuk. Ini diharapkan untuk meningkatkan produksi di desa tersebut,” pungkasnya.
Panen Padi Gogo
Dihari yang sama juga kata Sofyan, pihaknya melakukan panen padi gogo di lahan seluas 4 hektar yang dilakukan oleh kelompok tani di Desa Sumber Agung
“Kita juga dikasih tangung jawab untuk meningkatkan produksi padi gogo, kali ini kita ditargetkan untuk kurang lebih 1000 hektar,” ucapnya.
Ia mengaku, terget kedepan ada beberapa desa lagi akan melangsungkan panen dan capaian itu akan bisa ditingkatkan dari bulan ke bulan, sehingga target 1000 hektar bisa tercapai.(S-27)