SIWALIMA.id > Berita
Gubernur Harap, 2026 Bendungan Way Apu Difungsikan
Online | Kamis, 16 Oktober 2025 pukul 01:30 WIT

AMBON, Siwalimanews – Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa berharap, proyek strategis nasional bendungan Way Apu di Kabupaten Buru, dapat tuntas dan berfungsi di tahun 2026 mendatang.

Gubernur mengungkapkan, dirinya bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka telah melihat langsung progres pekerjaan Bendungan Way Apu yang telah mencapai 79,8 persen.

Kunjungan Wapres ke PSN Way Apu, merupakan bentuk perhatian pemerintah pusat terhadap Maluku, khususnya berkaitan dengan pemerataan pembangunan di kawasan timur, termasuk di Maluku. Apalagi, wapres secara tegas telah menginstruksikan agar pekerjaan bendungan ini diselesaikan sesuai dengan target perencanaan yakni di tahun 2026 mendatang.

“Pak wapres telah mengingatkan agar pembangunan ini harus selesai tepat waktu dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat, sebab Bendungan Way Apu harus menjadi sumber kehidupan baru bagi petani, nelayan dan seluruh warga Maluku,” ujar gubernur kepada wartawan di Bandara Pattimura, Rabu (15/10).

Menurutnya, Bendungan Way Apu bukan hanya proyek infrastruktur, melainkan simbol pemerataan pembangunan di wilayah timur Indonesia, artinya Maluku menjadi bagian penting dalam prioritas pembangunan nasional.

Untuk itu, gubernur memastikan pemprov akan terus mendukung upaya penyelesaian bendungan ini sehingga dapat difungsikan tepat waktu.

“Pemerintah Provinsi Maluku akan terus mendukung penuh penyelesaian proyek ini. Way Apu bukan hanya bendungan, ini adalah harapan besar bagi Maluku untuk keluar dari ketertinggalan dan menuju kemandirian ekonomi,” tegas Gubernur.

Diketahui secara teknis, Bendungan Way Apu memiliki tinggi 69 meter, panjang puncak 490 meter, dan luas genangan mencapai 273,79 hektar dengan kapasitas tampung 50 juta meter kubik air.

Bendungan ini nantinya akan mengairi 10.562 hektar sawah, menyediakan air baku 0,205 meter kubik per detik, serta mampu mereduksi banjir hingga 394 meter kubik per detik.

Selain itu, Way Apu juga akan dilengkapi Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) berkapasitas 8 megawatt, cukup untuk menerangi sekitar 8.750 rumah tangga, dan berpotensi dikembangkan menjadi kawasan wisata air yang menopang perekonomian lokal.(S-20)

BERITA TERKAIT