SIWALIMA.id > Berita
IAKN Jadi Tuan Rumah Try Out UTBK SNBT Telkomsel 2026
Online | Rabu, 18 Februari 2026 pukul 16:27 WIT

AMBON, Siwalima.id – Institut Agama Kristen Negeri Ambon dipercayakan sebagai tuan rumah pelaksanaan Try Out Ujian Tulis Berbasis Komputer atau UTBK, Seleksi Nasional Berbasis Tes atau SNBT Telkomsel 2026, Senin (18/2).

Rektor IAKN Ambon, Yance Z Rumahuru menjelaskan, kegiatan ini dinilai sebagai langkah strategis dalam mendukung kesiapan siswa menghadapi seleksi masuk perguruan tinggi negeri secara nasional.

UTBK SNBT, merupakan tahapan penting bagi siswa SMA/sederajat untuk dapat mendaftar ke perguruan tinggi negeri di seluruh Indonesia.

“UTBK SNBT ini kegiatan yang sangat penting, baik bagi sekolah maupun kampus. Dengan proses ini, siswa bisa mendaftar secara online dan secara nasional seluruh perguruan tinggi negeri melaksanakan mekanisme yang sama,” ujar rektor.

Menurutnya, tanpa sosialisasi dan pendampingan yang memadai, siswa akan menghadapi berbagai keterbatasan, terutama terkait akses jaringan internet dan pemahaman terhadap bentuk-bentuk soal ujian.

“Kalau tidak ada sosialisasi, maka siswa punya keterbatasan, baik dalam akses jaringan maupun pengetahuan terkait latihan soal. Karena itu kami sangat bersyukur dan menyambut baik dukungan Telkomsel dengan inovasi yang dilakukan melalui kegiatan ini,” tandas rektor.

Rektor juga mengapresiasi keputusan Telkomsel Regional Papua Maluku yang memilih Kota Ambon sebagai tuan rumah kegiatan tersebut, serta menunjuk IAKN Ambon sebagai lokasi pelaksanaan.

“Bagi kami ini anugerah. IAKN Ambon mendapat kesempatan menjadi tuan rumah. Ini bentuk kepercayaan sekaligus pengakuan terhadap peran kampus dalam pengembangan pendidikan di Maluku,” ucap rektor.

Rektor menilai, program ini sebagai inovasi nyata yang mendukung transformasi digital pendidikan, bahkan  IAKN Ambon sendiri telah beradaptasi dengan sistem digital, mulai dari proses pendaftaran mahasiswa baru, registrasi, hingga perkuliahan.

“Ketika kita bicara transformasi digital dunia pendidikan, kami sebagai perguruan tinggi sudah beradaptasi. Harapannya, melalui dukungan Telkomsel, mahasiswa yang tidak memiliki laptop atau notebook tetap bisa mengakses seluruh proses melalui handphone mereka,” jelas rektor.

Rektor juga berharap, Telkomsel dapat terus memberikan solusi atas berbagai kendala teknis yang mungkin dihadapi siswa, seperti kartu mati atau gangguan jaringan, agar akses pendidikan digital semakin merata.

Ditempat yang sama Manager Mobile Consumer Telkomsel Branch Ambon, Dwi Putra Abriyanto, menjelaskan, program tryout UTBK SNBT ini telah memasuki tahun ketiga pelaksanaannya di Indonesia Timur.

“Untuk wilayah Indonesia Timur, tahun ini kami laksanakan di Maluku dan memilih Kota Ambon, tepatnya di IAKN, sebagai salah satu institusi negeri yang kami anggap strategis,” ujarnya.

Kegiatan ini kata dia, tidak hanya bertujuan memberikan simulasi ujian, tetapi juga memperkenalkan peran institusi negeri seperti IAKN Ambon dalam membuka peluang masa depan generasi muda Maluku.

Sebanyak 500 siswa mengikuti try out ini dengan memanfaatkan platform digital Ilmupedia milik Telkomsel yang diakses melalui telepon genggam masing-masing peserta.

“Selama kurang lebih tiga setengah jam, mereka mengikuti seleksi. Ini menjadi pengalaman penting dalam manajemen waktu dan analisis soal, sehingga ketika mengikuti SNBT yang sebenarnya, mereka sudah lebih siap,” jelasnya.

Dwi mengaku, pihaknya telah berdiskusi dengan Rektor IAKN Ambon terkait berbagai peluang sinergi ke depan, terutama dalam pengembangan talenta digital anak-anak Maluku.

“Kami melihat banyak talenta yang sudah terlihat. Kami ingin berkolaborasi, termasuk dari sisi digitalisasi broadcasting dan pengembangan konten di berbagai platform digital, seperti musik dan lainnya,” paparnya.

Telkomsel, lanjut Dwi, berkomitmen mendukung penuh berbagai program pengembangan di IAKN Ambon, baik dari sisi peningkatan kapasitas mahasiswa maupun penyelenggaraan kegiatan berskala nasional.

“Kami full support IAKN Ambon. Kami ingin memastikan kapasitas mahasiswa, siswa, bahkan kegiatan nasional lainnya dapat terselenggara dengan baik di kampus ini,” tuturnya.

Kegiatan ini, menjadi bukti bahwa kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri telekomunikasi dapat menghadirkan solusi konkret bagi pemerataan akses pendidikan digital di Maluku.

Dengan dukungan infrastruktur dan inovasi teknologi, diharapkan semakin banyak generasi muda Ambon yang siap bersaing dalam seleksi nasional dan menatap masa depan yang lebih baik.(Mg-1)

BERITA TERKAIT