SIWALIMA.id > Berita
KONI Maluku Kirim 37 Atlet ke Jateng
Olahraga | Rabu, 8 Oktober 2025 pukul 22:50 WIT

AMBON, Siwalimanews – Komite Olahraga Nasional Indonesia maluku mengirim 37 orang atlet untuk bertanding di PON Bela Diri II yang berlangsung 11-26 Oktober di Kota Kudus, Jawa Tengah.

Atlet maluku akan mengikuti enam cabor yakni Karate, Kempo, Tarung Derajat, Pencak Silat, Taekwondo dan Wushu.

Juru Bicara Pemprov Maluku Kas­rul Selang kepada wartawan di kan­tor gubernur, Rabu (7/10) menje­las­kan ada 223 nomor yang akan diper­tandingkan pada ajang tersebut.

“Maluku akan mengikuti enam cabor. Karate 10 atlet, Kempo 9 atlet, Tarung Derajat 3 atlet, Pencak Silat 5 atlet, Taekwondo 4 atlet dan wushu 6 atlet,” jelasnya.

Menurutnya, peningkatan pres­tasi menjadi salah satu prioritas gubernur, karena itu setiap penye­lenggaraan event olahraga tentu mendapatkan dukungan penuh Pemprov Maluku.

Gubernur juga lanjutnya, meng­harapkan setiap event olahraga termasuk PON Bela Diri II menjadi momentum untuk mengembalikan kejayaan olahraga Maluku.

“PON Bela Diri II harus menjadi momentum bagi Maluku kembali menunjukan kejayaan prestasi olahraga setelah beberapa waktu belakangan prestasi olahraga kita menurun,” katanya.

Ia mengakui, minimnya waktu atlet harus mempersiapkan diri tentu tidak cukup, tetapi dengan semangat dan ketekunan tentu akan memberikan hasil yang maksimal.

Pemerintah juga tidak mematok berapa medali emas dari event ini tetapi yang terpenting dapat meng­ikuti event olahraga nasional seba­gai bentuk penegasan bagi provinsi lain, Maluku siap bertarung.

“Walaupun kita diperhadapkan dengan efisiensi anggaran tapi pak Gubernur bertekad agar Maluku harus ikut dalam setiap event olah­raga nasional,” tegasnya.

Ia berharap atlet dapat mem­berikan hasil yang maksimal dan menjaga sportivitas saat bertanding demi harga diri Maluku.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Maluku, Sam Latuconsina memasti­kan pihaknya tidak menetapkan target medali emas yang harus dicapai atlet pada PON Bela Diri di Kudus.

Menurutnya kompetensi olahraga bukan sekedar untuk mencari prestasi tetapi yang terpenting Maluku mampu menunjukkan jati dirinya sebagai daerah yang pernah melahirkan atlet berprestasi di Indonesia.

“PON Bela Diri II menjadi momentum kebangkitan olahraga Maluku dan apapun hasilnya akan menjadi dasar evaluasi terhadap prestasi dan perkembangan olahraga di Maluku kedepan,” ucap Latuconsina.

Ia mengingatkan seluruh atlet dan ofisial untuk menjaga nama baik Maluku dengan menjunjung tinggi sportivitas saat bertanding. (S-20)

BERITA TERKAIT