AMBON, Siwalimanews – Komite Olahraga Nasional Indonesia maluku mengirim 37 orang atlet untuk bertanding di PON Bela Diri II yang berlangsung 11-26 Oktober di Kota Kudus, Jawa Tengah.
Atlet maluku akan mengikuti enam cabor yakni Karate, Kempo, Tarung Derajat, Pencak Silat, Taekwondo dan Wushu.
Juru Bicara Pemprov Maluku KasÂrul Selang kepada wartawan di kanÂtor gubernur, Rabu (7/10) menjeÂlasÂkan ada 223 nomor yang akan diperÂtandingkan pada ajang tersebut.
âMaluku akan mengikuti enam cabor. Karate 10 atlet, Kempo 9 atlet, Tarung Derajat 3 atlet, Pencak Silat 5 atlet, Taekwondo 4 atlet dan wushu 6 atlet,â jelasnya.
Menurutnya, peningkatan presÂtasi menjadi salah satu prioritas gubernur, karena itu setiap penyeÂlenggaraan event olahraga tentu mendapatkan dukungan penuh Pemprov Maluku.
Gubernur juga lanjutnya, mengÂharapkan setiap event olahraga termasuk PON Bela Diri II menjadi momentum untuk mengembalikan kejayaan olahraga Maluku.
âPON Bela Diri II harus menjadi momentum bagi Maluku kembali menunjukan kejayaan prestasi olahraga setelah beberapa waktu belakangan prestasi olahraga kita menurun,â katanya.
Ia mengakui, minimnya waktu atlet harus mempersiapkan diri tentu tidak cukup, tetapi dengan semangat dan ketekunan tentu akan memberikan hasil yang maksimal.
Pemerintah juga tidak mematok berapa medali emas dari event ini tetapi yang terpenting dapat mengÂikuti event olahraga nasional sebaÂgai bentuk penegasan bagi provinsi lain, Maluku siap bertarung.
âWalaupun kita diperhadapkan dengan efisiensi anggaran tapi pak Gubernur bertekad agar Maluku harus ikut dalam setiap event olahÂraga nasional,â tegasnya.
Ia berharap atlet dapat memÂberikan hasil yang maksimal dan menjaga sportivitas saat bertanding demi harga diri Maluku.
Sementara itu, Ketua Umum KONI Maluku, Sam Latuconsina memastiÂkan pihaknya tidak menetapkan target medali emas yang harus dicapai atlet pada PON Bela Diri di Kudus.
Menurutnya kompetensi olahraga bukan sekedar untuk mencari prestasi tetapi yang terpenting Maluku mampu menunjukkan jati dirinya sebagai daerah yang pernah melahirkan atlet berprestasi di Indonesia.
âPON Bela Diri II menjadi momentum kebangkitan olahraga Maluku dan apapun hasilnya akan menjadi dasar evaluasi terhadap prestasi dan perkembangan olahraga di Maluku kedepan,â ucap Latuconsina.
Ia mengingatkan seluruh atlet dan ofisial untuk menjaga nama baik Maluku dengan menjunjung tinggi sportivitas saat bertanding. (S-20)