AMBON, Siwalimanews – Ketua Umum Ikatan Alumni Universitas Pattimura  Muhamat Marasabessy melantik pengrus Dewan Pimpinan Cabang IKAPATTI Fakultas Pertanian, masa bakti 2025-2029.
Pelantikan berlangsung di Balai Diklat Pertanian Waiheru, Kota Ambon, Rabu (7/5) dilakukan berdasarkan Surat Keputusan Dewan Pimpinan Pusat IKAPATTI.
Marasabessy dalam arahannya mengatakan, peran alumni sebagai agen perubahan sangatkah penting.
âAlumni Fakultas Pertanian memiliki potensi besar dalam memperkuat ketahanan pangan daerah. Melalui kolaborasi dengan tokoh masyarakat dan pemerintah, alumni dapat menyelenggarakan pelatihan, pendampingan petani, serta pengembangan teknologi pertanian,â ucap Marasabessy.
Ketua DPC IKAPATTI Fakultas Pertanian terpilih Ilham Tauda menegaskan, pihaknya berkomitmen untuk menjadikan organisasi alumni sebagai mitra strategis pemerintah.
âKami akan bersinergi secara aktif, baik dengan pemerintah pusat maupun daerah, untuk mendukung visi misi pembangunan yang tertuang dalam Asta Cita dan Sapta Cita. Alumni juga harus siap terserap di dunia kerja atau bahkan menciptakan lapangan pekerjaan,â ujarnya.
Dengan terbentuknya kepengurusan baru ini, IKAPATTI Fakultas Pertanian diharapkan mampu memperkuat kontribusi alumni dalam pembangunan daerah serta menciptakan sinergi konkret dalam pengembangan sektor pertanian di Maluku.
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Pattimura Prof Dominggus Malle menambahkan, alumni memiliki posisi strategis dalam mendukung keberhasilan program-program pembangunan nasional dan daerah.
Ia menyebut, alumni Fakultas Pertanian dapat memberikan kontribusi langsung dalam mencapai Asta Cita program nasional Presiden dan Wakil Presiden dan Sapta Cita, program prioritas Pemerintah Provinsi Maluku.
âAlumni pertanian harus menjadi penggerak pembangunan desa. Mereka bisa menjadi pelaku langsung di lapangan dengan bermitra bersama perbankan untuk akses permodalan, serta mendukung kebijakan pemerintah dalam membuka lapangan kerja baru,â ujar Malle.
Ia menambahkan, pengurus DPC IKAPATTI yang baru diharapkan mampu menggerakkan sumber daya alumni untuk menciptakan ketahanan pangan dan energi yang pada akhirnya berdampak terhadap pengentasan kemiskinan di daerah. (S-25)