SIWALIMA.id > Berita
Mendagri Warning Antisipasi Bencana Hidroklimatologi
Daerah , Headline | Jumat, 12 Desember 2025 pukul 16:15 WIT

AMBON, Siwalima.id - Menteri Dalam Negeri Muham­mad Tito Karnavian mengingat­kan seluruh pemerintah daerah agar mengantisipasi potensi bencana Hidroklimatologi di penghujung tahun 2025 ini.

Mendagri menaruh perhatian serius terhadap kesiapan pera­yaan Natal dan Tahun Baru, ter­masuk manajemen resiko ben­cana  hidroklimatologi yang ber­potensi terjadi.

Peringatan Mendagri ini disampaikan Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa kepada Siwa­lima melalui pesan whatsapp, Kamis (11/12) usai mengikuti rakor jelang natal dan tahun baru, Kamis (11/12).

Gubernur bilang, beberapa bencana hidroklimatologi yang harus menjadi perhatian serius Pemda diantaranya banjir, tanah longsor, puting beliung, kekeri­ngan, gelombang pasang dan keba­karan hutan, seperti yang terjadi di Sumatera beberapa waktu lalu.

“Mendagri juga mengingatkan soal mengantisipasi Pemda terkait bencana hidroklimatologi seperti yang terjadi sumatera yang dam­paknya sangat dahsyat sehingga Pemda perlu mengantisipasi kejadian serupa,” ucap Gubernur.

Dalam konteks Maluku, Guber­nur memastikan akan menindak­lanjuti arahan Mendagri tersebut dengan menginstruksikan jajaran khususnya BPBD agar melakukan langka mitigasi bencana.

Disamping itu, Pemprov kata Gubernur akan fokus menyiapkan lebih banyak logistik bencana guna mengantisipasi dampak bencana yang sewaktu-waktu terjadi.

“BPBD tentu harus responsif dan menyiapkan berbagai hal untuk mengantisipasi dampak bencana ini,” jelasnya.

Selain itu Mendagri lanjut Gubernur, juga meminta agar peran Damkar semakin diperkuat agar tetap siaga menghadapi berbagai macam kejadian ditengah-tengah masyarakat.

Tak hanya itu, Mendagri juga menekankan seluruh kepala daerah agar mengantisipasi lonjakan penumpang dan arus barang saat natal dan tahun baru termasuk memastikan soal ketersediaan seperti beras, jagung, bawang, sapi dan komoditas lain tersedia cukup.

“Dalam konteks Maluku pasokan bahan pangan itu aman mulai dari beras jagung telur daging ayam sapi minyak goreng tersedia cukup sampai 3 bulan kedepan. Kami berharap tidak perlu inflasi karena keterbatasan pasokan aman selama natal dan tahun baru,” harap Gubernur.(S-20)

BERITA TERKAIT