SIWALIMA.id > Berita
Menkes Minta Stakeholder Kolaborasi Menuju Transformasi Kesehatan
Online | Rabu, 12 November 2025 pukul 16:51 WIT

AMBON, Siwalima.id - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, minta semua stakeholder, termasuk di Maluku untuk terus berkolaborasi menuju transformasi kesehatan.

Harapan Menkes ini disampaikan dalam sambutannya yang dibacakan Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Maluku, Djalaludin Salampessy pada perayaan Hari Kesehatan Nasional ke-61 yang berlangsung di Lapangan Merdeka Ambon, Rabu (12/11).

Tema Hari Kesehatan Nasional yakni Generasi Sehat, Masa Depan Hebat, merupakan seruan dan pengingat bagi semua stakeholder, bahwa kualitas kesehatan hari ini menentukan peradaban bangsa menuju generasi Indonesia yang sehat, tangguh dan unggul.

Karena itu, transformasi kesehatan menurut Menkes harus terus gelorakan untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat dengan akses yang lebih mudah, kualitas yang baik dan biaya yang terjangkau.

"Empat tahun terakhir, kita telah menapaki transformasi kesehatan Indonesia sebagai Fondasi menuju masa depan, dimana fokus kita bergeser dari mengobati orang sakit, menjadi menjaga orang sehat tetap sehat," tulis Menkes dalam sambutannya.

Bahkan dalam kurun satu tahun terakhir lanjut Menkes, tiga program hasil terbaik dan cepat yang dicetus Presiden di bidang kesehatan telah menunjukkan hasil yang signifikan.

Dimana lebih dari 52 juta orang menyadari pentingnya deteksi dini penyakit dengan mengikuti cek kesehatan gratis (CKG) yang juga berdampak pada peningkatan cakupan skrining TB hingga menjangkau lebih dari 20 juta orang.

Sejalan dengan upaya pencegahan tersebut, pembangunan dan peningkatan RS terus berjalan di berbagal pelosok negeri, demi mewujudkan kualitas layanan kesehatan yang merata, dimana pada tahun 2025 terdapat 32 dari 66 lokus peningkatan RSUD berjalan sesuai target.

"Capaian enam pilar transformasi kesehatan menunjukkan bukti nyata kerja keras dan kolaborasi seluruh insan kesehatan Indonesia, maka HKN ke-61 harus dijadikan momentum refleksi atas capaian strategis yang telah kita raih bersama, sekaligus ajakan untuk terus melanjutkan gerakan bersama," jelas Menkes.

Menkes memastikan, pihaknya terus melakukan transformasi SDM kesehatan yang menjadi garda terdepan pelayanan kesehatan, dimana   61 persen puskesmas sudah memiliki 9 jenis tenaga kesehatan sesuai standar dan 74 persen RSUD telah dilengkapi dengan 7 dokter spesialis dasar.

Beberapa upaya terkait penguatan SDM kesehatan, telah dilakukan melalui pengadaan ASN, penugasan khusus di puskesmas dan RS, beasiswa, pendidikan dokter spesialis melalui RSPPU (hospital based), peningkatan kompetensi melalui pelatihan dan fellowship, program internship, kemudahan praktik bagi tenaga medis dan tenaga kesehatan lulusan luar negeri.

Kendati begitu, Menkes menekankan jika transformasi kesehatan tidak dapat diwujudkan tanpa transformasi budaya kerja para insan kesehatan.

"Saya berharap, seluruh pegawai dan pejabat pemerintah baik di pusat maupun daerah dapat melakukan gerakan perubahan cara pikir dan cara kerja menuju birokrasi yang kompeten, akuntabel dan selaras dalam mengawal dan menyukseskan transformasi kesehatan," harap Menkes.

Menkes menambahkan, perjalanan menuju Indonesia sehat adalah perjalanan panjang, menantang dan penuh harapan, tetapi dengan tekad dan kerja sama yang baik akan sampai pada tujuan, mewujudkan generasi sehat yang menjadi fondasi masa depan bangsa yang hebat.(S-20)

BERITA TERKAIT