AMBON, Siwalimanews – Kendati DPRD MaÂluku telah meneÂrima usulan PerÂgantian Antar Waktu (PAW) dari Alm Rasyid EfÂfendi LatuconÂsiÂna kepada Ridwan MaÂraÂsabessy dari DPÂD Partai Golkar MaÂluku, namun hal proses terÂsebut belum bisa dilaÂkukan
Pasalnya, PAW RidÂwan MarasabeÂssy belum bisa dilakukan terÂkendala Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) milik Marasabessy masih dalam proses.
Hal itu dibenarkan Sekretaris Dewan (Sekwan) Farhatun Samal saat dikonfirmasi Siwalima di ruang kerjanya, Rabu (8/10)
âIya, surat sudah dimasukkan sejak Senin kemarin. Atas nama Pak Ridwan Marasabessy yang menggantikan almarhum Rasyad Efendi Latuconsina,â akui Sekwan
Farhatun menjelaskan, proses administrasi PAW masih terus berÂjalan sesuai tahapan yang berlaku.
Menurut dia, satu dokumen yang belum dimasukkan adalah LapoÂran Harta Kekayaan PenyelengÂgara Negara (LHKPN) atas nama Ridwan Marasabessy. Bila semuaÂnya sudah lengkap akan diusulkan ke KPU.
âYang belum dimasukkan hanya LHKPN-nya. Setelah itu dilengkapi, Sekretariat DPRD akan meneÂrusÂkan usulan ke KPU. Setelah KPU memberikan persetujuan, barulah diusulkan ke Pemerintah Provinsi untuk diteruskan ke Menteri Dalam Negeri,â jelas Farhatun
DPP Setujui
Seperti diberitakan sebelumnya, Dewan Pimpinan Pusat Partai GoÂlongan Karya akhirnya menyetujui pelaksanaan Pergantian Antar Waktu (PAW) Ridwan Marasabessy menggantikan almarhum Rasyad Effendi Latuconsina.
Persetujuan tersebut tertuang dalam Surat DPP Partai Golkar Nomor: B-763/DPP/GOLKAR/X/2025 tertanggal Oktober 2025 tentang Persetujuan Penggantian Antarwaktu Anggota DPRD Provinsi Maluku.
Dalam surat yang ditandataÂngaÂni Ketua Umum DPP Golkar, Bahlil Lahadalia dan Sekretaris Jenderal, Muhammad Sarmuji resmi meÂnunjuk Ridwan Marasabessy sebaÂgai calon pengganti antar waktu untuk mengisi kursi Fraksi Golkar di DPRD Maluku, menggantikan posisi almarhum Rasyad LatuconÂsina.
Penetapan tersebut didasarkan pada sejumlah ketentuan diantaraÂnya Peraturan KPU RI Nomor 6 TaÂhun 2017 tentang penggantian anÂtar waktu anggota DPR, DPD, DPRD Provinsi, dan DPRD KabuÂpaten/Kota, serta Akta Kematian Nomor 8171-KM-03022025-0017 atas nama almarhum Rasyad Effendi Latuconsina yang dikeluarÂkan pada 5 Februari 2025.
Selain itu, surat tersebut juga menyinggung SK DPP Partai Golkar Nomor: Skep-110/DPP/GOLKAR/IX/2025 tertanggal 14 September 2025 tentang pemberÂhentian keanggotaan Partai Golkar atas nama Azis Mahulette, serta surat DPD Partai Golkar Provinsi MaÂluku Nomor: B-16/DPD/GOLÂKAR-MAL/IX/2025 tertanggal 17 September 2025 mengenai usuÂlan PAW Fraksi Golkar DPRD Maluku.
Melalui surat tersebut, DPP Golkar menginstruksikan kepada DPD Partai Golkar Maluku untuk segera menindaklanjuti proÂses PAW dimaksud, sesuai deÂngan ketentuan dan peraturan perunÂdang-undangan yang berlaku.
Dengan disetujuinya proses PAW ini, Ridwan Marasabessy dipastikan segera menempati kursi parlemen Karang Panjang menggantikan almarhum Rasyad Effendi Latuconsina, guna melanjutkan perjuangan politik Fraksi Golkar di DPRD Maluku masa bakti 2024â2029.
Sementara itu Plt Ketua DPRD Golkar Maluku, Umar Lessy yang dikonfirmasi Siwalima, Selasa (7/10) malam mengenai Surat PAW Tersebut membenarkan.
âIa surat itu benar ,â akui Lessy
Ia juga mengaku pihaknya telah menyurati KPU Maluku dan DPRD Provinsi Maluku.
âKita juga sudah menyurati KPU Maluku dan DPRD sejak kemarin. Setelah itu teman teman fraksi GolÂkar di DPRD Maluku akan berkonÂsultasi dengan Sekretaris Dewan untuk selanjutnya diparipurnakan di DPRD,â tambah Lessy.(S-26)