AMBON, Siwalima.id - Pemerintah Norwegia melalui Counselor Forest and Climate di Jakarta bersama Pemerintah Provinsi Maluku tengah menjajaki kerjasama di bidang perlindungan hutan dan pengembangan ekonomi berkelanjutan.
Upaya kerjasama ini dibuktikan dengan pertemuan bersama Counselor Forest and Climate dari Kedutaan Besar Norwegia di Jakarta Gunhild Santos Nedrelid dengan Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa yang berlangsung di ruang rapat Lantai II Kantor Gubernur , Senin (24/11).
Usai pertemuan, Nedrelid mengpresiasi komitmen Gubernur Maluku dalam upaya perlindungan hutan dan pengembangan ekonomi berkelanjutan di Maluku.
Menurutny,a Counselor Forest and Climate Norwegia dan Gubernur Maluku memiliki kesamaan visi, khususnya berkaitan dengan perlindungan hutan, hutan adat dan pengembangan ekonomi lokal yang berkelanjutan.
“Saya dan delegasi dari Norwegia baru saja mengadakan pertemuan dengan pak gubernur menyangkut perlindungan hutan dan upaya memerangi perubahan iklim,” ucap Nedrelid kepada wartawan usia pertemuan itu.
Pemerintah Provinsi kata Nedrelid, telah memiliki komitmen dalam mendukung kebijakan pemerintah pusat, terkait pengakuan hutan adat sebagai bagian dari upaya perlindungan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.
“Komitmen beliau untuk menindaklanjuti janji terbaru dari pemerintah Indonesia dalam mengakui hutan adat juga sangat positif,” jelas Nedrelid.
Komitmen kuat tersebut menurut Nedrelid akan ditindaklanjuti dengan peluang kerja sama antara Pemerintah Provinsi Maluku, EcoNusa dan komunitas lokal, untuk membangun ekonomi berbasis lingkungan yang berkelanjutan.
Kerjasama tersebut diharapkan dapat mewujudkan model ekonomi hijau berbasis komunitas lokal, yang tidak hanya bermanfaat bagi masyarakat Maluku, tetapi juga dapat menjadi contoh bagi dunia.
Nedrelid menegaskan, pengelolaan hutan dan ekonomi tidak harus saling bertentangan, tetapi justru dapat berjalan beriringan, sehingga dapat memberikan kontribusi positif bagi penghidupan masyarakat serta bagi wilayah secara keseluruhan.
“Kami berdiskusi dengan sangat baik tentang bagaimana daerah ini, bersama dengan EcoNusa dan seluruh komunitas lokal, dapat membangun ekonomi lokal yang berkelanjutan, ekonomi yang bermanfaat bagi masyarakat, komunitas lokal dan juga bagi seluruh wilayah,” tegas Nedrelid.
Nedrelid berharap. kerjasama yang akan dijalin nanti, akan membawa dampak positif, bukan hanya untuk Indonesia, tetapi juga untuk Norwegia dan seluruh dunia.(S-20)