SIWALIMA.id > Berita
Perkuat Kerja Sama, Dubes Australia Sambangi Unpatti
Pendidikan | Kamis, 23 Oktober 2025 pukul 16:29 WIT

AMBON, Siwalimanews – Duta Besar Australia un­tuk Indonesia Rod Brazier ber­sama delegasinya me­nyambangi Universitas Pattimura Ambon.

Kunjungan yang berlang­sung di Aussie Banget Corner Unpatti itu, bertujuan un­tuk memperkuat hubu­ngan bilateral Indonesia–Australia, khusus­nya di bi­dang pendidikan, peneli­tian dan pengabdian kepa­da masyarakat.

Rod Brazier pada ke­sem­patan itu  mengaku, kedekatan geografis antara Australia dan Maluku me­rupakan po­tensi besar un­tuk kolaborasi pendidikan dan pertukaran pengetahuan.

Ia juga menyebut, keberadaan Aussie Banget Corner sebagai contoh nyata upaya mempererat hubungan kedua wilayah melalui pemahaman budaya, literasi serta akses informasi tentang Australia.

“Kedekatan geografis memberi pe­luang besar bagi kolaborasi pendidikan dan pertukaran pengetahuan. Aussie Banget Corner menjadi jembatan yang memperkuat hubungan masyarakat Maluku dan Australia melalui pemaha­man budaya yang saling menghargai,” ucap Brazier.

Ditempat yang sama Wakil Rektor Bi­dang Perencanaan, Kerja Sama dan Sis­tem Informasi Unpatti Ruslan H S Tawari memberikan apresiasi atas kunju­ngan Duta Besar Australia tersebut.

Tawari menilai, kegiatan ini merupa­kan capaian penting yang menunjukkan kiprah Unpatti dalam memperluas jejaring internasional. “Kami berterima kasih kepada tim Aussie Banget Corner yang telah menghadirkan kegiatan inspiratif dan berhasil menghadirkan Duta Besar Australia. Ini capaian luar biasa yang mem­perkuat posisi Unpatti dalam kerja sama global,” ucap Tawari.

Kunjungan ini kata Tawari, menjadi wujud eratnya hubungan kerja sama antara Indonesia dan Australia, teruta­ma di sektor pendidikan tinggi.

Bahkan, menurutnya kolaborasi ke­dua negara membuka peluang pengem­bangan program akademik, penelitian bersama dan pemberdayaan masyara­kat di wilayah timur Indonesia.

“Kehadiran Duta Besar hari ini mene­gaskan kembali, bahwa hubungan kedua negara berjalan baik. Ini momentum untuk meningkatkan kerja sama, termasuk program pertukaran maha­siswa dan peni­ngkatan mobilitas akademik,” ujarnya.

Ruslan berharap, kunjungan tersebut dapat membuka jalan bagi realisasi program student exchange dan kerja sama akademik yang lebih konkret.

“Kami ingin agar Aussie Banget Corner bukan hanya simbol kerja sama, tetapi juga pusat inovasi dan kegiatan yang menyentuh langsung kebutuhan mahasiswa,” tutupnya.

Ketua Aussie Banget Corner Unpatti Ayu Abdullah juga menyampaikan teri­ma kasih atas dukungan universitas ter­hadap seluruh kegiatan yang dijalankan pihaknya. “Kunjungan pak dubes hari ini, tidak mungkin terlaksana tanpa dukungan penuh dari Unpatti. Ini bentuk apresiasi terhadap para relawan yang telah bekerja sukarela menjalankan berbagai program,” ujar Ayu.

Ayu menjelaskan, inisiatif Aussie Banget Corner, bertujuan membangun pemahaman lintas budaya antara generasi muda Maluku dan Australia melalui kegiatan edukatif dan interaktif.

“Kami ingin anak-anak muda Maluku memahami bahwa hubungan Indonesia dan Australia tidak hanya di tingkat diplomasi, tetapi juga dalam bidang akademik dan budaya,” ucap Ayu.

Sejumlah program unggulan kata Ayu, telah dijalankan, seperti sosialisasi beasiswa Australia Awards, pelatihan IELTS, dan kegiatan Speaking Club yang terbuka untuk umum dan gratis diikuti.

“Saat ini kami sudah menjalankan dua batch Speaking Club dengan lebih dari 120 peserta dari Unpatti, UIN, IAKN, dan SMA di Ambon,” urai Ayu.

Kunjungan Duta Besar Australia ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan memperkuat hubungan Indonesia–Australia, khususnya melalui jejaring pen­didikan tinggi dan pertukaran pengeta­huan di kawasan timur Indonesia. (S-25)

BERITA TERKAIT