SIWALIMA.id > Berita
Pertamina Tambah Alokasi Suplai Mitan ke Malra
Online | Selasa, 16 Desember 2025 pukul 20:15 WIT

AMBON, Siwalima.id - Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku telah mengalokasikan tambahan suplai minyak tanah 19% lebih banyak pada Bulan Desember ini, dibandingkan rata-rata suplai normal pada bulan sebelumnya di Kabupaten Maluku Tenggara. 

Peningkatan suplai ini, adalah bentuk penguatan stok minyak tanah bagi masyarakat memasuki masa perayaan Natal dan libur akhir tahun.

“Penyaluran minyak tanah dari agen ke pangkalan saat ini berjalan normal dan lancar. Untuk pembelian di pangkalan resmi juga kami pastikan dijual sesuai harga eceran tertinggi (HET) yang telah ditetapkan, apabila ada yang menjual lebih tinggi dari HET dapat dilaporkan dan akan kami proses sesuai aturan kerjasama yang berlaku,” jelas Area Manager Comm, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Ispiani Abbas dalam rilisnya yang diterima redaksi Siwalima.id, Selasa (16/12).

Menurut Ispiani, pada 12 Desember lalu telah dilakukan penambahan extra dropping suplai minyak tanah, sehingga sejak 1 hingga 15 Desember kemarin, sudah disalurkan 245 ribu liter minyak tanah untuk wilayah Maluku Tenggara guna memenuhi kebutuhan masyarakat. 

Dari segi kuota pun, saat ini dengan adanya tambahan penyaluran minyak tanah di Maluku Tenggara masih sesuai dengan penugasan yang diterima Pertamina Patra Niaga.

“Penyaluran di bulan Desember sudah dilakukan penambahan sesuai kebutuhan masyarakat pada libur Natal dan Tahun Baru,” jelas Ispiani

Dari sisi kuota yang sudah ditetapkan pemerintah kata Ispiani, dipastikan cukup hingga akhir tahun dengan prediksi penyaluran minyak tanah mencapai 99.5% dari kuota diakhir tahun 2025. 

Untuk antisipasi lebih lanjut, Pertamina Patra Niaga akan terus melakukan pengecekan terhadap agen dan pangkalan di wilayah Maluku Tenggara serta berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat terkait komitmen ketersediaan minyak tanah sesuai HET di pangkalan resmi Pertamina.

“Apabila masyarakat membutuhkan informasi lebih lanjut, dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135,” himbau Isipiani.(S-06)

BERITA TERKAIT