AMBON, Siwalima.id - Laga matchday II Grup L antara Panama vs Kroasia yang akan berlangsung di stadion BMO Field, Toronto, Rabu (24/6) pukul 08.00 WIT, dipastikan berlangsung sengit.
Pasalnya, kedua tim sama-sama ingin meraih kemenangan, guna memiliki peluang lolos ke babak 32 besar. Pasalnya Kroasia maupun Panama pada laga perdana masing-masing menelan kekalahan. Kroasia tumbang oleh Inggis dengan skor 2-4 sementara Panama kalah atas Ghana 0:1.
Pengamat sepak bola yang juga jurnalis olahraga Maluku, Rony Samloy mengaku, baik Kroasia vs Panama, pada laga ini akan mengerahkan seluruh kemampuan tim demi meraih poin, sebab hasil imbang bukan pilihan terbaik karena kedua tim sama-sama memiliki keinginan untuk punya peluang lolos.
“Kedua tim ini sama-sama ingin lolos, sebab Ghana dan Inggris sudah kantongi 3 poin, sehingga Kroasia maupun Panama tentu punya keinginan untuk cetak poin dalam laga ini,” ucap Samloy.
Jika dilihat dari, tim besutan Zlatko Dalic menurut Samloy, diperkirakan akan lebih dominan dalam penguasaan bola nantinya. Tentu situasi tersebut jika didukung dengan penyelesaian yang baik, maka bukan tidak mungkin Kroasia akan mampu memenangkan laga nanti.
“Kalau dari kualitas dan segi pemain saya rasa Kroasia lebih sedikit dominan. Hal ini kalau ditopang dengan penyelesaian akhir yang baik, maka Kroasia memang bukan tidak mungkin bisa memenangkan laga ini,” tandas Samloy.
Namun, Samloy memastikan, Panama tentu juga akan memanfaatkan peluang yang ada demi menciptakan kemenangan di akhir laga. “Kedua tim akan maksimal dalam laga nanti, tergantung penguasaan bola dan penyelesaian akhir yang manis, dialah yang akan menang. Saya prediksi Kroasia mampu memenangkan laga nanti,” pungkas Samloy.
Kroasi Menang 2:1
Sementara itu Kabag Protokol Kota Ambon, Hendrik Risakotta memprediksi laga kedua Grup L antara Panama vs Kroasia ini akan berlangsung ketat, sebab sama-sama mengincar kemenangan, namun Kroasia akan unggul tipis dengan skor 2:1
“Saya prediksi Kroasia menang 2-1. Kedua tim sama-sama kuat, tetapi saya melihat pengalaman dan kualitas pemain Kroasia masih jauh lebih unggul,” ucap Risakotta kepada Siwalima di Balai Kota, Selasa (23/6).
Menurutnya, pengalaman Kroasia tampil di berbagai turnamen besar menjadi modal penting untuk menghadapi tekanan pada laga krusial tersebut.
Walaupun, kedua tim datang dengan situasi yang sama, setelah gagal meraih poin pada pertandingan perdana, dimana Kroasia harus mengakui keunggulan Inggris dengan skor 2-4, sementara Panama takluk tipis 0-1 dari Ghana.
Kekalahan tersebut membuat duel ini menjadi laga hidup-mati bagi kedua tim. Tambahan tiga poin akan membuka peluang besar untuk tetap bersaing memperebutkan tiket ke babak berikutnya.
Secara statistik, Kroasia memiliki rekam jejak yang lebih meyakinkan di pentas Piala Dunia. Dari 31 pertandingan yang telah dijalani, Vatreni mengoleksi 13 kemenangan, 8 hasil imbang, dan 10 kekalahan. Mereka juga berhasil mencetak 45 gol dan kebobolan 37 gol.
Meski kalah pada laga pembuka, Kroasia sebelumnya tampil impresif sepanjang babak kualifikasi zona eropa dengan mencatat tujuh kemenangan dan satu hasil imbang serta mencetak 26 gol.
Disisi lain, Panama datang dengan semangat memperbaiki catatan mereka di ajang Piala Dunia. Pada penampilan sebelumnya di Piala Dunia 2018, Los Canaleros gagal meraih kemenangan dan hanya mampu mencetak dua gol dari tiga pertandingan.
“Perjalanan Panama menuju Piala Dunia 2026 juga terbilang cukup baik. Mereka sukses melewati dua fase kualifikasi dengan menyingkirkan Nikaragua, Guyana, Montserrat, dan Belize, sebelum melanjutkan tren positif saat menghadapi Suriname, Guatemala, dan El Salvador,” urai Risakotta.
Meski Panama diperkirakan akan memberikan perlawanan sengit, namun kata Risakotta, pengalaman, kualitas individu pemain, serta kematangan taktik membuat Kroasia lebih diunggulkan untuk meraih kemenangan pertama mereka di Grup L.
Laga ini dipastikan berlangsung menarik karena kedua tim tidak memiliki pilihan selain menang jika ingin menjaga asa melangkah ke fase gugur Piala Dunia 2026.
Prediksi Siwalima
Laga Panama vs Kroasia ini anak-anak asuhan pelatih Thomas Christiensen datang dengan kekecewaan mendalam usai kalah dramatis dari Ghana 0:1. Padahal jika dilihat dari pola permainanan mereka mampu mengimbangi Ghana dan bahkan tampil lebih baik dalam beberapa fase pertandingan, terutama sepanjang babak pertama.
Namun, jika dilihat efektivitas dan penyelesaian akhir menjadi masalah utama bagi Panama, sebab gagal memanfaatkan sejumlah peluang sebelum akhirnya di masa ijuri time babak kedua, dibobol oleh Ghana.
Untuk itu, jika di matchday II ini, bila hasilnya juga alami kekalahan maka akan dipastikan mereka angkar koper dari piala dunia lebih cepat.
Sementara di Kroasia, walaupun memulai dengan hasil yang buruk sebab digilas Inggire 4-2 negatif. Namun pada laga itu, anak-anak asihan Zlatko Dalic, menunjukkan karakter kuat yang selama ini menjadi ciri khas mereka di panggung Piala Dunia.
Pasalnya Luka Modric cs berhasil menyamakan kedudukan melalui Martin Baturina dan Petar Musa pada babak pertama. Namun, intensitas serangan Inggris setelah jeda membuat lini belakang Kroasia kewalahan.
Walaupun sebagian besar pasukan Kroasia ini yang sudah mulai menua, namun pengalaman mereka di turnamen besar tetap menjadi modal berharga. Apalagi, secara permainan, Kroasia diperkirakan akan lebih dominan dalam penguasaan bola.
Sementara bagi panama tim redaksi Siwalima memperikirakan akan lebih banyak menunggu dan mengandalkan serangan balik. Ini yang bisa membuat Panama merasa nyaman.
Meski begitu, kualitas teknis Kroasia masih berada di level yang lebih tinggi. Jika mampu nantinya Kroasia mampu mengontrol tempo pertandingan sejak awal, maka mereka berpeluang memaksa Panama lebih banyak bertahan di wilayah sendiri.
Seperti yang dikutub dari Bola.net, Panama kemungkinan melakukan perubahan di lini tengah. Kapten sekaligus pemegang rekor penampilan terbanyak, Anibal Godoy, secara mengejutkan hanya menjadi pemain cadangan saat menghadapi Ghana.
Dengan kebutuhan meraih hasil positif, pengalaman Godoy berpotensi kembali dibutuhkan sejak menit pertama. Sementara itu, kondisi Adalberto Carrasquilla masih belum sepenuhnya meyakinkan setelah tidak dimainkan pada laga pembuka meski masuk daftar cadangan.
Dari kubu Kroasia, Dalic berpeluang meninggalkan formasi tiga bek yang digunakan saat menghadapi Inggris. Skema empat bek dinilai lebih sesuai untuk menghadapi Panama yang tidak memiliki daya serang sekuat Inggris.
Mateo Kovacic berpeluang masuk ke susunan starter untuk menambah keseimbangan lini tengah. Andrej Kramaric juga bisa menjadi opsi di sektor sayap guna memberikan kecepatan yang lebih baik dibanding laga sebelumnya.
Namun, penguasaan bola yang kemungkinan lebih dominan juga dapat membantu Kroasia mengendalikan ritme pertandingan. Panama diprediksi mampu memberikan perlawanan ketat, tetapi pengalaman dan kualitas teknis Kroasia berpotensi menjadi pembeda, sehingga pada laga ini tim redaksi Siwalima memprediksi akan dimenangkan Kroasia dengan skor tipis 2:1
Pada laga ini pelatih Panama Thomas Christiansen diprediksi akan memakai formati 3-5-1-1 dengan susunan pemain, Mosquera, Andrade, Cordoba, Ramos, Murillo, Martinez, Godoy, Harvey, Blackman, Barcenas dan Fajardo
Sementara di kubu Kroasia pelatih Zlatko Dalic akan memakai formasi 4-3-3 dengan susunan para pemain, Livakovic, Stanisic, Sutalo, Vuskovic, Gvardiol, Kovacic, Luka Modric, P Sucic, Kramaric, Musa dan Baturina.(S-30)