AMBON, Siwalima.id - Rektor Universitas Pattimura Prof Fredy Leiwakabessy, menyebut perguruan tinggi harus mampu menjadi institusi yang kredibel.
Perguruan tinggi harus mampu memberikan kontribusi nyata melalui ide, inovasi, serta penelitian yang berdampak langsung bagi pembangunan daerah dan nasional,” ujar kata Rektor dalam sambutan ketika perayaan Dies Natalis Pascasarjana sekaligus menutup Konferensi Internasional ICESAS 2025 di salah satu hotel di Kota Ambon, belum lama ini.
Kegiatan ini dihadiri oleh para pimpinan universitas dari dalam dan luar negeri, jajaran akademisi, serta tamu undangan dari berbagai instansi.
Ia menegaskan keberadaan Pascasarjana memiliki makna strategis, bukan hanya sebagai lembaga akademik, tetapi juga sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan solusi atas persoalan masyarakat.
Untuk itu pentingnya kolaborasi antar universitas, kehadiran pimpinan Pascasarjana dari berbagai daerah seperti Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Universitas Hasanuddin, Universitas Udayana, Universitas Jambi, dan Universitas Papua disebutnya sebagai bukti semangat kerja sama dalam dunia pendidikan tinggi.
Menurutnya, ICESAS menjadi wadah strategis untuk mempertemukan akademisi dan peneliti dalam menghasilkan terobosan yang relevan terhadap tantangan global, khususnya di bidang lingkungan, sosial ekonomi, dan teknologi berkelanjutan.
“Dies Natalis ini bukan hanya ajang refleksi perjalanan 21 tahun Pascasarjana Unpatti, tetapi momentum untuk memproyeksikan masa depan lembaga agar semakin berdaya saing dan berdampak luas,” tambahnya.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Program Pascasarjana Unpatti, Richard B. Luhulima, menyampaikan usia 21 tahun merupakan momentum refleksi terhadap perjalanan akademik Pascasarjana yang terus berkembang.
“Berbagai capaian yang diraih tidak lepas dari kerja sama seluruh pihak dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, dan mitra eksternal yang mendukung program penelitian dan pengabdian masyarakat,” kata Luhulima.
Ia berharap ke depan Pascasarjana Unpatti dapat semakin memperkuat perannya sebagai pusat keunggulan dalam riset dan inovasi, serta memperluas kerja sama internasional.
Sementara itu, Walikota Ambon, Bodewin Wattimena, dalam sambutannya sekaligus menutup rangkaian Konferensi ICESAS, menegaskan peringatan Dies Natalis harus dimaknai sebagai refleksi untuk meneguhkan kembali komitmen terhadap nilai-nilai luhur pendidikan tinggi.
“Pascasarjana Unpatti telah berperan penting dalam membangun sumber daya manusia berkualitas dan memberikan dampak nyata bagi pembangunan Kota Ambon dan Maluku,” terang Walikota.
Ia juga mengapresiasi pelaksanaan seminar internasional yang menjadi bagian dari perayaan Dies Natalis karena memperkuat posisi Unpatti sebagai center of excellence dalam penelitian dan inovasi. (S-25)