AMBON, Siwalima - Sikap Aktif Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa saat bertindak cepat merespons tuntutan Ikatan Keluarga Besar Masyarakat Seram Bagian Timur yang meminta, agar sejumlah titik rawan kriminal di sepanjang Dusun Wara, Desa Batu Merah mendapat perhatian pemerintah untuk dipasang penerangan patut diapresiasi.
Pasalanya, langkah cepat gubernur yang berkoordinasi dengan PT PLN Wilayah Maluku untuk memasang penerangan pada daerah rawan langsung terjawab.
"Tentu kami memberikan apresiasi bagi bapak gubernur yang dengan cepat merespons salah satu tuntutan untuk menekan angka kriminal. Karena kondisi yang minim penerangan sangat rawan munculnya aksi kriminal, sebagaimana yang menimpa adik kami,” ucap Tokoh Pemuda SBT, Usman Bugis kepada Siwalima.id di Ambon, Rbau (26/11).
Ia mengaku, sebagai kota berkembang dalam pembangunan, Ambon harus menjadi rumah yang aman dan nyaman bagi semua orang dan langkah gubernur tersebut, sebagai komitmen par Maluku pung Bae, mMengingat, Ambon merupakan ibu kota provinsi yang sangat majemuk.
“Respons gubernur harus dilihat sebagai komitmen menjadikan Ambon sebagai rumah semua komunitas dan kelompok sosial yang tumbuh dalam kemajemukan yang harmoni. Untuk itu, setiap jengkal Kota Ambon harus bisa memberikan kesan aman dan damai, termasuk, sudut-sudut dan lorong-lorong diberikan lampu penerangan jalan agar warga merasa aman dalam beraktivitas,” ucapnya.
Terpisah, Ketua Generasi Muda Pembangunan Indonesia (GMPI) Maluku Bansa Hadi Sella menegaskan, langkah gubernur untuk memastikan lingkungan masyarakat terhindar dari aksi-aksi kriminal saat malam hari menjadi bukti konkrit pemimpin yang mendengar masukan dari masyarakat.
“Gubernur dalam kewenangan sebagai kepala daerah dan kepala pemerintahan di Maluku harus memastikan titik-titik rawan aksi kejahatan dan harus mendapat lampu penerangan jalan. Ini penting demi menjawab keluhan dan memberikan rasa aman bagi aktivitas warga pada malam hari,” tandas Sella.
Ini kata Sella, menunjukkan bahwa, gubernur merupakan tipe pemimpin yang mendengar masukan masyarakat. Apalagi, masukan itu untuk Maluku pung Bae. Untuk itu, ia berharap, penerangan pada titik-titik rawan terjadinya aksi kriminal, bisa memberikan kenyaman bagi masyarakat dalam melakukan aktivitas malam hari.
“Tentunya ini sangat membantu masyarakat. Harapan kami, penerangan pada kawasan yang dinilai rawan terjadinya aksi kriminal bisa mencegah dan memberikan kenyaman bagi masyarakat melewati kawasan tersebut, apalagi saat beraktivitas malam hari,” tandas Sella.(S-26)