BULA, Siwalima.id - Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Seram Bagian Timur, Kini memiliki 12 orang dokter spesialis yang bertugas.
Rumah sakit plat merah ini sebelumnya hanya miliki 11 dokter spesialis sebelum kedatangan dokter spesialis interna (spesialis dalam).
Direktur RSUD Bula, Deny Suryana mengaku dengan penambahan satu dokter spesialis dalam kini sudah ada 12 dokter spesialis.
“Penambahan satu dokter spesialis penyakit dalam tersebut untuk mendukung komitmen pemerintah dalam mewujudkan visi “SBT Sehat” terus diperkuat melalui peningkatan pelayanan kesehatan, khususnya layanan spesialistik di RSUD Bula,” kata Deny dalam rilis yang diterima Siwalima, Rabu (8/4).
Saat ini menurutnya, telah tersedia 12 dokter spesialis, terdiri dari 9 ASN dan 3 non-ASN.
Ia merincikan 12 dokter spesialis dimiliki meliputi spesialis patologi klinik, spesialis bedah umum, spesialis bedah mulut, spesialis bedah tulang, spesialis penyakit kulit (kelamin).
Selanjutnya spesialis forensik, spesialis patologi anatomi, spesialis radiologi, spesialis saraf, spesialis anestesi, spesialis kandungan dan spesialis penyakit dalam.
“Untuk di tahun 2026, RSUD Bula kembali akan diperkuat dengan tambahan tiga dokter spesialis mata, spesialis anak dan spesialis paru yang saat ini masih dalam masa pendidikan. Dengan penambahan tersebut, jumlah dokter spesialis diproyeksikan mencapai 15 orang,” ujarnya.
Kehadiran dokter spesialis lanjutnya akan memperluas jenis layanan, mempercepat penanganan pasien, serta mengurangi kebutuhan rujukan ke luar daerah.
“Ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk menghadirkan pelayanan yang lebih berkualitas, profesional dan berorientasi pada keselamatan pasien.” jelasnya.
Ia menambahkan saat ini RSUD Bula juga diarahkan agar bisa menjadi rumah sakit pendidikan melalui kerja sama dengan Universitas Pattimura sebagai tempat praktek dokter muda.(S-27)