SIWALIMA.id > Berita
Sidak Dapur MBG, Wawali Temukan Makanan Kadaluarsa
Online | Jumat, 13 Februari 2026 pukul 16:07 WIT

AMBON, Siwalima.id - Wakil Walikota Ambon melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah dapur MBG yang ada di Kota Ambon, Jumat (13/2).

Dalam sidak tersebut, wawali menemukan sejumlah persoalan yang perlu segera dibenahi, seperti porsi makanan yang dinilai terlalu sedikit, tampilan makanan yang kurang menarik untuk siswa SD, hingga temuan makanan kadaluarsa di dapur MBG.

“Dalam sidak itu, kami dapati ada makanan yang sudah kadaluarsa. Ini tentu menjadi perhatian serius dan sudah kami evaluasi bersama kepala SPPG dan petugas gizi,” beber wawali kepada wartawan di Balai Kota usai melakukan sidak.

Selain kualitas makanan, wawali juga menyoroti terkait jadwal distribusi makanan yang tidak sinkron dengan jam sekolah, dimana pada salah satu sekolah, makanan MBG tiba, disaat siswa sudah pulang sekolah.

“Ini harus disinkronkan. Jangan sampai makanan datang ketika anak-anak sudah tidak ada di sekolah,” ucap wawali.

Wawali juga, menerima masukan langsung dari siswa, termasuk keluhan soal nasi yang lembek, bau pada wadah makanan (ompreng), serta rasa sayur yang kurang enak. Masukan polos dari anak-anak ini penting, sehingga harus diawasi dan pengelola dapur diberi teguran.

Selain itu, pengelolaan limbah dapur juga turut menjadi perhatian, dimana dalam sidak, ditemukan sampah dapur yang masih menumpuk hingga pukul 10.00 WIT, ini menandakan belum dibuang sejak malam sebelumnya.

 

“Ini menjadi perhatian. Kami sudah koordinasi agar sampah dapur MBG dikelola lebih baik dan diangkut oleh Dinas Kebersihan sesuai mekanisme retribusi,” cetus wawali.

Selain itu kata wawali, instalasi pengolahan air limbah (IPAL) di beberapa dapur MBG juga, dinilai masih perlu pembenahan, meski secara umum kondisi dapur cukup layak.

Pengawasan ini, merupakan bagian dari dukungan terhadap 17 program prioritas Walikota dan Wakil Walikota Ambon, sekaligus memastikan program MBG tidak hanya bersifat seremonial.

“Kami ingin memastikan makanan yang disajikan benar-benar sesuai standar gizi dan dirasakan manfaatnya oleh anak-anak,” tegas wawali.

Ke depan kata wawali, Pemkot Ambon akan berkoordinasi dengan satgas terkait, untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh dapur MBG di kota ini.

“Pengawasan akan terus kami lakukan. Tujuannya jelas, agar program ini benar-benar berkualitas, sehat, dan bermanfaat bagi anak-anak Kota Ambon,” tandas wawali.

Menurut wawali, sidak yang dilakukan ini, merupakan komitmen Pemkot Ambon dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya di sektor pendidikan dan kesehatan, melalui pengawasan langsung di lapangan.

Pasalnya, kehadiran pemerintah di sekolah-sekolah dan fasilitas layanan publik, merupakan bentuk perhatian untuk memastikan mutu pelayanan benar-benar dirasakan masyarakat.

“Pemerintah hadir untuk memastikan pelayanan pendidikan yang diterima anak-anak kita adalah pelayanan yang bermutu, termasuk infrastruktur dan pendistribusian guru. Begitu juga pelayanan kesehatan di puskesmas, tenaga kesehatan, obat-obatan, semuanya harus maksimal,” imbuh wawali.

Sidak yang dilakukan ini, lanjut wawali, dilakukan tanpa pemberitahuan sebelumnya, sehingga kondisi di lapangan terlihat apa adanya.

“Kalau ada pemberitahuan, semuanya sudah dirapikan. Jadi setiap sidak yang dilakukan tidak pernah ada pemberitahuan terlebih dahulu,” ungkapw wawali.

Untuk diketahui, beberapa dapur MBG yang didatangi wawali antara lain dapur MBG di kawasan belakang Kantor PLN Diponegoro, Desa Poka, serta dapur di Sekolah Cendekia serta SD Xaverius Ambon.(Mg-1)

BERITA TERKAIT