SIWALIMA.id > Berita
Tim SAR Perluas Area Pencarian 11 ABK KM Maluku Prima Makmur 03
Online | Senin, 24 November 2025 pukul 17:25 WIT

AMBON, Siwalima.id - Tiga hari pencarian 11 ABK KM Maluku Prima Makmur 03 yang terbakar di sekitar Perairan Laut Banda, Kabupaten Maluku Tengah, belum juga membuahkan hasil. 

Tim SAR kemudian memperluas area pencarian, dengan menyasar kurang lebih 4 titik koordinat. 

"Memasuki hari ketiga, KN SAR Bharata Kembali melanjutkan operasi pencarian. Bertolak dari Pelabuhan Banda sejak pukul 07.00 WIT KN SAR Bharata menuju sejumlah titik koordinat sesuai SAR MAPS pencarian korban diantaranya 3°38'38.00"S, 130°12'24.00"E, 3°59'0.00"S, 130°12'24.00"E, 3°59'0.00"S, 129°46'14.00"E dan 3°38'38.00"S, 129°46'14.00"E,” jelas Kepala Kantor SAR Ambon, Muhamad Arafah, dalam rilisnya yang diterima redaksi Siwalima.id, Senin (24/11). 

Upaya pencarian di hari ke-4 saat ini menurut Arafah, masih berlangsung dengan menyasar sejumlah titik koordinat.

Sebelumnya diberitakan, KM Maluku Prima Makmur 03 terbakar saat melaut di sekitar Perairan Laut Banda, Kabupaten Maluku Tengah, Kamis (20/11). 

Kapal yang memuat 11 ABK ini diketahui berangkat dari Pelabuhan Tulehu pada 8 November 2025 sekitar pukul 02.00 dini hari, dengan tujuan spot mancing di Perairan Laut banda. 

Kemudian pada tanggal 20 November pemilik kapal menerima informasi bahwa KM Maluku Prima Makmur 03 mengalami kebakaran. Mendapat informasi kecelakaan laut tersebut, tim SAR kemudian melakukan pencarian pada, Sabtu (22/11). 

Kepala Kantor SAR Ambon, Muhamad Arafah dalam rilisnya yang diterima redaksi Siwalima.id Minggu (23/11) menjelaskan, operasi pencarian melibatkan tiga kapal, masing-masing KN SAR 242 Bharata, KRI Balongan, dan KRI Kerapu dengan kekuatan personel mencapai 164 orang.

Dalam pencarian awal tim berhasil menemukan Kapal KM Maluku Prima Makmur 03 dalam kondisi hangus terbakar, namun tak terlihat adanya tanda keberadaan korban. 

"Kapal naas tersebut ditemukan KN SAR Bharata dengan kondisi seluruh bagain atas kapal habis terbakar dan masih terombang-ambing di permukaan air dan dalam penyisiran serta pengamatan pada kapal tidak ditemukannya tanda-tanda korban, " jelas Arafah. 

KN SAR Bharata kemudian berkoordinasi dengan kapal KM Raja Manta dengan rute Banda - Ambon yang sedang melintas di sekitar lokasi kejadian untuk menginformasikan kecelakaan KM Maluku Prima Makmur 03 guna memberikan bantuan SAR, apabila dalam pelayaran menemukan tanda-tanda keberadaan korban. 

SAR juga melakukan koordinasi dengan dua unit KRI Balongan dan KRI Kerapu dari Guspurla Koarmada III dan Kodaeral IX Ambon yang sedang melakukan Patroli disekitar Perairan Laut Banda.

"Kita sudah berkoordinasi dengan sejumlah kapal yang rutenya melintasi TKP, serta meminta bantuan Guspurla untuk patroli di area TKP, dengan harapan jika menemukan tanda-tanda keberadaan korban dapat menginformasikan ke Basarnas Ambon,” jelas Arafah.

Dalam pencarian yang dilakukan Sabtu hingga Minggu (23/11) belum di temukan tanda tanda keberadaan para korban.(S-10)

BERITA TERKAIT