BUPATI Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir memberikan apresiasi atas dedikasi dan kerja keras para bidan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, khususnya di bidang kesehatan ibu dan anak.
Hal ini disampaikan Bupati saat membuka secara resmi Musyawarah Cabang (Muscab) IV Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Maluku Tengah yang dirangkaikan dengan syukuran HUT IBI ke-74 tahun 2025, di Baileo Ir. Soekarno, Masohi, Senin (28/7).
Zulkarnain mengatakan, bidan meÂruÂpakan garda terdepan dalam pelaÂyanan kesehatan dasar. Peran biÂdan, kata dia, sangat strategis muÂlai dari pelayanan antenatal, persaÂlinan, hingÂga perawatan bayi baru lahir. âBidan memiliki peran kunci dalam menuÂrunkan angka kematian ibu dan bayi, serta dalam menyukseskan program keluarga berencana,â tandas Bupati.
Ia menyoroti pentingnya kontriÂbusi bidan dalam mendukung program-program pemerintah seperti penangaÂnan stunting, Gerakan PosÂyandu Aktif, dan upaya menekan angka kematian ibu dan bayi. Ia berharap para bidan di Maluku Tengah dapat terus berperan aktif menggerakkan masyarakat demi terwujudnya geneÂrasi yang sehat dan berkualitas.
âSebagai tenaga kesehatan profeÂsional, bidan memiliki posisi strateÂgis untuk menyukseskan program prioritas tersebut. Pemerintah berÂharap IBI dapat terus bersinergi dalam menciptakan masyarakat MaÂluku Tengah yang sehat dan unggul,â ujarnya.
Muscab kali ini mengusung tema âPeran Strategis Bidan Dalam Memenuhi Hak Kesehatan Seksual dan Reproduksi Perempuan di Setiap Kondisi Krisis, Menuju Indonesia Emas 2045.â Tema ini, menurut Zulkarnain, sangat relevan dengan tantangan kesehatan masyarakat saat ini, terutama di tengah dinamika sosial dan lingkungan yang terus berubah.
Diakhir sambutannya, Bupati menyampaikan penghargaan setiÂnggi-tingginya atas pengabdian para bidan yang tak kenal lelah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
âPengorbanan dan semangat juang para bidan patut diapresiasi. Semoga IBI terus menjadi organisasi yang unggul dan berkontribusi nyata dalam pembangunan kesehaÂtan di daerah ini,â katanya. (S-17)